Kompas.com - 10/02/2014, 11:39 WIB
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Tak cukup dengan kinerja menguasai 10 persen market share atau kemampuan memproduksi 12.000 unit per tahun, Perum Perumnas semakin giat melakukan diversifikasi portofolio.

Tahun 2014 dan tahun-tahun mendatang, pengembang BUMN ini bakal meningkatkan porsi pembangunan properti komersial dalam rencana strategis jangka panjang.

Direktur Perum Perumnas, Himawan Arief Sugoto, mengungkapkan hal tersebut kepada Kompas.com, Sabtu (8/2/2014). 

Menurutnya, porsi properti komersial saat ini masih kurang dari 25 persen. Dari komposisi ini 30 persen di antaranya merupakan sumber recurring income (pendapatan berkelanjutan). "Untuk itu, tahun ini dan tahun-tahun mendatang, kami akan menggenjot pembangunan properti komersial dan properti yang merupakan sumber recurring income," ujar Himawan.

Dari total belanja modal yang dialokasikan tahun 2014 senilai Rp 650 miliar, sejumlah Rp 450 miliar di antaranya akan dimanfaatkan untuk mengakuisisi lahan dan mengembangkan properti komersial dengan merek dagang "Sentraland".

"Sentraland akan dikembangkan di lahan-lahan strategis baik milik perusahaan maupun hasil akuisisi. Hal ini juga ditujukan sebagai upaya menyeimbangkan konstruksi finansial," imbuh Himawan.

Sebelumnya, Direktur Pemasaran Perum Perumnas, Muhammad Nawir, menjelaskan, jika selama ini Perum Perumnas hanya mengandalkan properti untuk segmen menengah ke bawah dengan margin kurang dari 10 persen, sekarang akan lebih banyak lagi dibangun properti komersial untuk segmen menengah atas dengan ekspektasi margin di atas 30 persen.


Untuk mendukung keseimbangkan konstruksi keuangan tersebut, lanjut Nawir, mereka sudah melakukan upaya penjualan surat utang (medium term note) pada tahun ini dengan dana yang bisa diraup sebanyak Rp 300 miliar. 

"Meski konservatif, kami sudah menyiapkan langkah antisipatif terkait potensi kelangkaan pendanaan akibat kebijakan Bank Indonesia menaikkan suku bunga KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dan membatasi KPP (Kredit Pembiayaan Properti), berupa penjualan surat utang tersebut yang akan digunakan untuk membiayai pembangunan properti-properti komersial," tandas Nawir, kepada Kompas.com, Senin (30/12/2013). 

Tahun 2014 ini, selain melanjutkan proyek yang sudah diumumkan kepada publik, Perum Perumnas juga akan merilis empat proyek skala besar. Pertama adalah Sentraland Semarang di bilangan Mangunsarkoro, melalui anak usaha PT Propernas. Di sini, akan terdapat apartemen 220 unit, hotel bintang 4 dengan merek Harris, ruang ritel seluas 15.000 meter persegi yang diisi oleh antara lain Lottemart dan Starbucks. Untuk membangun Sentraland Semarang, dana yang dibutuhkan senilai Rp 300 miliar.

Proyek kedua adalah Sentraland Pontianak. Nawir mengklaim proyek ini merupakan terbesar di Kalimantan Barat karena berada di atas area seluas 9 hektar. Tak main-main, dana yang akan mereka investasikan senilai Rp 500 miliar. Di sini Perum Perumnas akan mengembangkan ruko, hotel bintang tiga, dan pusat belanja seluas 50.000 meter persegi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perkuat Kerja Sama Pembangunan IKN, Basuki Temui 12 Perwakilan Investor Jepang

Perkuat Kerja Sama Pembangunan IKN, Basuki Temui 12 Perwakilan Investor Jepang

Berita
Tersebar di 51 Lokasi, Ini Harta Properti Yudo Margono yang Jadi Calon Panglima TNI

Tersebar di 51 Lokasi, Ini Harta Properti Yudo Margono yang Jadi Calon Panglima TNI

Berita
Terbukti Aman, Akankah RISHA Diterapkan pada Rumah Subisidi?

Terbukti Aman, Akankah RISHA Diterapkan pada Rumah Subisidi?

Perumahan
Tahun 2023, Ciputra Bidik Zero Accident di Seluruh Proyeknya

Tahun 2023, Ciputra Bidik Zero Accident di Seluruh Proyeknya

Berita
Tak Perlu Repot, Masyarakat Bisa Laporkan Jalan Rusak via Aplikasi Ini

Tak Perlu Repot, Masyarakat Bisa Laporkan Jalan Rusak via Aplikasi Ini

Berita
Rumah Subsidi yang Terdaftar di Sireng Dijamin Aman Huni

Rumah Subsidi yang Terdaftar di Sireng Dijamin Aman Huni

Perumahan
Pembatasan PLTS 15 Persen dari PLN Dianggap Hambat Kemajuan EBT Indonesia

Pembatasan PLTS 15 Persen dari PLN Dianggap Hambat Kemajuan EBT Indonesia

Berita
Buku Peta Deagregasi Bahaya Gempa Indonesia Resmi Diluncurkan

Buku Peta Deagregasi Bahaya Gempa Indonesia Resmi Diluncurkan

Berita
Angkat Tema “We the People”, Begini Tampilan Dekorasi Natal Gedung Putih Tahun Ini

Angkat Tema “We the People”, Begini Tampilan Dekorasi Natal Gedung Putih Tahun Ini

Interior
[POPULER PROPERTI] Cerita Basuki Soal Bendungan Tapin yang Berhasil Cegah Banjir

[POPULER PROPERTI] Cerita Basuki Soal Bendungan Tapin yang Berhasil Cegah Banjir

Berita
Pembangunan Infrastruktur Kian Pesat, Depok Catat Kenaikan Harga Rumah Tertinggi

Pembangunan Infrastruktur Kian Pesat, Depok Catat Kenaikan Harga Rumah Tertinggi

Berita
Tiga Raksasa Sinarmas-Mitsubishi-Surbana Rilis TOD Hiera 108 Hektar

Tiga Raksasa Sinarmas-Mitsubishi-Surbana Rilis TOD Hiera 108 Hektar

Berita
Bedah Rumah hingga Perbaikan Aliran Sungai Antar SIG Raih Penghargaan ISDA 2022

Bedah Rumah hingga Perbaikan Aliran Sungai Antar SIG Raih Penghargaan ISDA 2022

Berita
Rest Area Tol Cipali Bakal Punya Dua Hotel Digital Juni 2023

Rest Area Tol Cipali Bakal Punya Dua Hotel Digital Juni 2023

Hotel
Libur Natal dan tahun Baru, PT KAI Divre I Sumut Sediakan 95.688 Tiket

Libur Natal dan tahun Baru, PT KAI Divre I Sumut Sediakan 95.688 Tiket

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.