Kencangkan Sabuk Pengaman Anda... Rumah Ini Siap Lepas!

Kompas.com - 07/02/2014, 20:45 WIB
Tsukii tinggal di La Cholla Airpark. Di rumah inilah wisma dua kamar tidur yang dirancangnya itu terlihat seperti siap lepas landas dari landasan pacu pribadi di halaman rumahnya. www.dailymail.co.ukTsukii tinggal di La Cholla Airpark. Di rumah inilah wisma dua kamar tidur yang dirancangnya itu terlihat seperti siap lepas landas dari landasan pacu pribadi di halaman rumahnya.
Penulis Latief
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Toshikazu Tsukii, seorang insinyur asal Arizona, Amerika Serikat, akhirnya menyelesaikan proyek pribadinya selama empat tahun untuk membangun guesthouse di halaman belakang rumahnya. Dijamin, ini bukan sembarang guesthouse, karena bentuknya dibuat dari bagian-bagian pesawat terbang.

Tsukii tinggal di La Cholla Airpark. Di rumah inilah wisma dua kamar tidur yang dirancangnya itu terlihat seperti siap lepas landas dari landasan pacu pribadi di halaman rumahnya.

Seperti diberitakan Arizona Star, Tsukii membuat wisma berlantai dua ini memang hampir seluruhnya berbahan bagian-bagian pesawat. Ia menggunakan tiga seri badan pesawat Boeing untuk menciptakan hunian unik ini, yaitu dari seri 737, 707, serta ujung ekor dari Boeing 727.  Bahkan, kolam renang pribadinya ditutupi dengan badan pesawat Boeing 747 jumbo jet.

Sebelumnya, Tsukii, insinyur di perusahaan Raytheon ini, memang dikenal sangat antusias dan ambisius menjadi seorang insinyur, penerbang, dan seorang arsitek. Maka, dengan selesainya wisma tersebut, dia sudah melampaui ketiga cita-citanya itu.

www.dailymail.co.uk Dia membuat lantai ruangan lebih luas dengan memotong satu badan 707 menjadi dua dan memisahkannya. Dia juga menggunakan kursi penerbangan kelas satu dan berimprovisasi membuat perabot lainnya dengan bagian-bagian pesawat.
Lelaki berusia 76 tahun ini merancang dan membangun wisma tersebut setelah melihat kerucut hidung Boeing 737 yang hanya menjadi besi tua tak berguna. Di sinilah imajinasinya menjadi berterbangan.

Beruntung, Tsukii punya lahan luas untuk membangun rumah impiannya ini. Dia membuat lantai ruangan lebih luas dengan memotong satu badan 707 menjadi dua dan memisahkannya. Dia juga menggunakan kursi penerbangan kelas satu dan berimprovisasi membuat perabot lainnya dengan bagian-bagian pesawat, seperti meja berlapis kaca dari cowling mesin DC - 9 dan roda dari jenis Boeing 757.

Arizona Star juga melaporkan bahwa sebuah artikel pada 1962 dari Fort Scott (Kansas) Tribune menggambarkan bagaimana Tsukii, dan seorang mahasiswa asal Wichita State, pernah bekerja serabutan mulai sebagai tukang reparasi TV, teknisi elektronik, pelukis, instruktur judo, fotografer, penyanyi, pemain gitar, dan bahkan pendekar samurai. Dia diketahui pernah bekerja penuh di Principal Rekayasa Fellow di Raytheon Missile Systems dan pernah menerbangkan pesawata jenis Cessna sebagai salah satu dari 3.000 pilot monokuler di AS.



Sumber dailymail
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X