Daripada Terbengkalai, Peternakan Tua Disulap Jadi Kantor Desain!

Kompas.com - 21/01/2014, 16:35 WIB
Dilihat dari luar, tempat kerja Baas ini tampak hangat dengan genteng berwarna merah tanah liat dan dinding berwarna merah bata. www.dezeen.comDilihat dari luar, tempat kerja Baas ini tampak hangat dengan genteng berwarna merah tanah liat dan dinding berwarna merah bata.
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Pengalihan fungsi bangunan tua sebagai studio atau kantor tidak hanya mampu memberikan ruang kerja berdesain menarik. Cara ini juga mampu mengurangi jumlah bangunan-bangunan kosong yang selama ini terbengkalai.

Inilah yang dilakukan oleh Maarten Baas. Bangunan tua itu terletak beberapa kilometer dari Eindhoven, Belanda.

"Tempat ini dulunya merupakan sebuah peternakan. Ayam-ayam dan babi-babi dulu berlalu-lalang di sekitar sini," ujar Baas, seperti dikutip dalam video yang dipublikasikan Dezeen.com.

"Kini kami mengubahnya menjadi studio desain," tambahnya.

www.dezeen.com Di dalam ruangan, nuansanya lebih terkesan
Semua itu berawal dari 2009. Baas dan desainer lain, Bas den Herder, mengubah sebuah peternakan menjadi bengkel kerja sebagai tempat berkreasi. Mereka pun membuat berbagai kursi unik, termasuk seri Clay yang membungkus rangka besi dengan tanah liat.

Dilihat dari luar, tempat kerja Baas ini tampak hangat dengan genteng berwarna merah tanah liat dan dinding berwarna merah bata. Di dalam ruangan, nuansanya lebih terkesan "mentah" dengan lantai beton dan dinding abu-abu. Namun, banyaknya cahaya di dalam studio tersebut membuatnya menjadi tempat ideal untuk bekerja.

www.dezeen.com Di dalamnya, Baas menyimpan sekaligus menggunakan kursi istimewa yang kini sudah direproduksi dalam jumlah cukup besar oleh Moooi.
Salah satu ruangan dalam bangunan yang pernah digunakan sebagai peternakan tersebut merupakan kantor Baas. Di dalamnya, Baas menyimpan sekaligus menggunakan kursi istimewa yang kini sudah direproduksi dalam jumlah cukup besar oleh Moooi.

"Ini adalah prototipe yang mendasari Smoke Chaire Moooi," ujar Baas mengenai kursi unik tersebut.

"Sebenarnya, ini adalah durnitur terbakan dengan resin yang tersedot dalam bara. Ini sudah banyak direproduksi oleh Moooi dan kami masih membuat barang-barang unik dalam peternakan," imbuhnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X