Kompas.com - 06/11/2013, 14:15 WIB
Setelah rampung membereskan sekaligus membersihkannya, ada baiknya sang pemilik harus konsisten menaruh pakaian-pakaiannya dengan hati-hati dan berdasarkan kategori yang tepat. www.houzz.comSetelah rampung membereskan sekaligus membersihkannya, ada baiknya sang pemilik harus konsisten menaruh pakaian-pakaiannya dengan hati-hati dan berdasarkan kategori yang tepat.
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Menjaga agar lemari pakaian tetap rapi sepanjang tahun membutuhkan konsistensi pemiliknya. Setelah rampung membereskan sekaligus membersihkannya, ada baiknya sang pemilik harus konsisten menaruh pakaian-pakaiannya dengan hati-hati dan berdasarkan kategori yang tepat. Nah, berikut ini kebiasaan-kebiasaan cerdas yang bisa membantu Anda menjaga lemari pakaian tetap rapi:

Pertama, pastikan Anda mengatur lemari pakaian sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan Anda. Aturlah sesuai pengelompokkan gaya, warna, atau kegunaan. Jika memungkinkan, pastikan tidak ada pengaturan yang saling bertumpuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

www.houzz.com Pastikan Anda mampu melihat semua yang Anda butuhkan ketika membuka laci atau pintu lemari. Dengan cara ini, pemilik lemari pakaian pun dapat dengan cepat menimbang-nimbang pakaian apa yang ingin digunakan pada hari itu.
Pun, pastikan Anda mampu melihat semua yang Anda butuhkan ketika membuka laci atau pintu lemari. Dengan cara ini, pemilik lemari pakaian pun dapat dengan cepat menimbang-nimbang pakaian apa yang ingin digunakan pada hari itu.

Selain itu, Anda harus tahu bahwa seluruh isi lemari juga mampu membuat pemiliknya mengetahui semua baju yang dia miliki. Dengan kata lain, Anda tidak akan pernah secara tidak sengaja membeli baju yang sudah Anda miliki.

Kedua, Anda mungkin membutuhkan bantuan berupa sekat plastik, keranjang-keranjang, atau boks untuk menyimpan pakaian, baju dalam, dasi, atau perhiasan. Namun, biasakan membatasi pembelanjaan Anda. Pastikan Anda tidak membeli wadah-wadah tersebut terlalu banyak dan terlalu mahal. Ingatlah bahwa yang utama adalah kegunaannya, bukan harga mahalnya.

www.houzz.com Pastikan Anda mampu melihat semua yang Anda butuhkan ketika membuka laci atau pintu lemari. Dengan cara ini, pemilik lemari pakaian pun dapat dengan cepat menimbang-nimbang pakaian apa yang ingin digunakan pada hari itu.
Ketiga, segera setelah selesai membenahi lemari pakaian, ambilah foto lemari tersebut! Merekam kondisi terbaik lemari Anda mampu menetapkan fokus Anda dan menjaga kondisi tersebut tidak berubah. Foto tersebut bisa menginspirasi pemiliknya, sekaligus menjadi pengingat pengkategorian dalam lemari pakaian.

www.houzz.com Mulailah dengan memperhatikan kebiasaan Anda berbelanja. Jika tidak dapat berhenti membeli pakaian, cobalah menyumbangkan atau menjual kembali baju-baju yang tidak terpakai. Pastikan jumlah baju di dalam lemari pakaian tetap dalam jumlah ideal.
Cara lain menjaga lemari pakaian Anda tetap rapi adalah dengan membuatnya tidak terlalu penuh. Mulailah dengan memperhatikan kebiasaan Anda berbelanja. Jika tidak dapat berhenti membeli pakaian, cobalah menyumbangkan atau menjual kembali baju-baju yang tidak terpakai. Pastikan jumlah baju di dalam lemari pakaian tetap dalam jumlah ideal.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.