Pasar Global Melemah, Industri Baja Nasional Ikut "Payah"

Kompas.com - 31/10/2013, 11:48 WIB
Harga baja dunia saat ini turun 8 persen menjadi 600 dolar AS per ton pada September 2013, dibanding bulan sebelumnya sebesar 605 dolar AS per ton. M Latief/KOMPAS.comHarga baja dunia saat ini turun 8 persen menjadi 600 dolar AS per ton pada September 2013, dibanding bulan sebelumnya sebesar 605 dolar AS per ton.
Penulis Latief
|
EditorLatief

Di sisi lain, Macquarie Commodities Research dalam laporannya yang dirilis belum lama ini menyimpulkan, harga baja domestik akan mengikuti harga regional. Pasar baja Indonesia bakal diserbu produk impor yang efeknya menekan harga baja buatan lokal.

World Steel Dynamic (WSD), lembaga penelitian dan investigasi khusus baja, memperkirakan prospek laba bersih perusahaan baja dunia tetap negatif hingga tahun depan.

Reza menambahkan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuat tekanan kepada industri baja lokal kian besar. Margin laba industri baja domestik tergerus. Tidak hanya itu, industri baja lokal juga harus menanggung beban kenaikan harga energi dan upah buruh.

"Sebenarnya belum membaiknya industri baja nasional sudah dapat dirasakan sejak semester II. Hal ini akan terus berlangsung sepanjang harga baja belum mengalami perbaikan," katanya.

Reza mengatakan, agar kinerjanya tidak terlalu jeblok, industri baja nasional harus meningkatkan volume penjualan dengan melakukan berbagai terobosan pemasaran, dengan mencari pelanggan-pelanggan baru. Solusinya diantaranya dengan menggandeng pelaku di bidang konstruksi dan infrastruktur sehingga penjualan produk mereka menjadi lebih optimal meskipun hal itu sulit untuk dapat dilakukan dalam waktu dekat.

"Industri baja nasional juga diharapkan mulai melakukan diversivikasi usaha. Ini agar mereka tidak mengandalkan kepada industri baja saja, tetapi juga pelabuhan, pembangkit listrik, dan sebagainya," ujarnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X