"Rendering", Seni Rekayasa Menipu Mata

Kompas.com - 28/10/2013, 09:36 WIB
Hasil karya desain, hasil rekayasa teknologi. www.dezeen.comHasil karya desain, hasil rekayasa teknologi.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Teknologi bisa membantu sekaligus juga "menipu" mata Anda. Seniman muda asal Serbia, Milan Stevanovi? membuat "rendering" yang tampak seperti sebuah foto. Dalam karyanya tersebut, Stevanovi? menyertakan beberapa furnitur Skandinavia modern yang tampak minimalis.
 
Stevanovi? menggunakan 3DS Max untuk membuat model furnitur dan membuat simulasi bahan-bahan yang dia buat di Marvelous Designer. Terlepas dari kenyataan bahwa Stevanovic hanya menggunakan furnitur untuk membuat sebuah gambar digital yang menyerupai foto, dia telah berhasil membuat tampilan sebuah ruangan yang tampak segar dan indah.
 
Tampilannya dipenuhi warna putih yang cerah, kayu-kayu berwarna muda, hijau, dan hitam. Stevanovi? juga menyertakan cahaya agar membuat tampilan ruangan tersebut lebih tampak nyata. Beberapa waktu yang lalu, Peter Guthrie, seniman pembuat visualisasi arsitektural juga angkat bicara soal seni rekayasa ini.

"Kebanyakan furnitur (yang digunakan dalam gambar) menarik perhatian saya ketika menjelajahi situs desain berbeda-beda. Menurut saya, furnitur tersebut merupakan contoh luar biasa dari desain furnitur modern yang segar. Tujuan saya adalah untuk menciptakan desain interior yang bersih dan segar, serta mengelompokkan semua furnitur tersebut bersama," ujar Stevanovi?.

 
Karya-karya Stevanovi? berupa kursi goyang karya desainer asal Ceko, Tomáš Vacek dan lemari bernama Slap buatan studio asal Italia Whatwelike To Design. Stevanovi? sudah mengubah sedikit desain Slap untuk memenuhi "kebutuhannya" dalam gambar tersebut. Ia juga menggunakan tiga meja kopi, yaitu Eames Occasional Table LTR dari Vitra di dekat kursi goyang, Rolf Benz 840 di dekat sofa, dan Normann Copenhagen Tablo. Selain menggunakan furnitur karya orang lain, Stevanovi? juga menggunakan sofa hasil desainnya.
 
Furnitur-furnitur yang ditemukannya di internet dibuat modelnya dengan teknik poly-modelling sederhana. Dia menggunakan penggubah-suai Cloth untuk soda dan penggubah-suai MassFX untuk kursi goyang Haluz.
 
"Ini adalah sebuah fantasi. Kebanyakan barang-barang saya buat dari nol. Lainnya, seperti buku, tulip, dan berbagai benda lain saya temukan di internet. Beberapa gratis, dan sisanya bisa dibeli," ujar Stevanovi? mengenai proyeknya.



Sumber dezeen
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X