Kompas.com - 19/10/2013, 10:26 WIB
Korea Selatan sudah memulai pemancangan batu pertama, Terminal 2 Bandara Internasional Incheon. www.worldarchitecturenews.comKorea Selatan sudah memulai pemancangan batu pertama, Terminal 2 Bandara Internasional Incheon.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Singapura bukan satu-satunya negara yang kini tengah sibuk membangun terminal baru futuristik bandaranya. Korea Selatan, bahkan sudah memulai pemancangan batu pertama, Terminal 2 Bandara Internasional Incheon.

Proyek senilai 2,5 miliar dollar AS (sekitar Rp 28,4 triliun) tersebut didesain oleh Konsorsium HMGY (Heerim-Mooyoung-Gensler-Yungdo). Selain membangun terminal, konsorsium tersebut juga memasukkan desain menara kontrol kedua, sebuah stasiun kereta, fasilitas parkir, dan Intra Airport Transit (IAT).

www.worldarchitecturenews.com Desainnya bandara terinspirasi kebudayaan lokal. HMGY menggunakan Burung Phoenix sebagai titik tolak pembuatan desainnya. Phoenix dianggap sebagai lambang otoritas, umur panjang, kekuatan dan keseimbangan.
Desainnya sendiri terinspirasi dari lokasi bandara yang kental dengan kebudayaan lokal. HMGY menggunakan Burung Phoenix sebagai titik tolak pembuatan desainnya. Phoenix dianggap sebagai lambang otoritas, umur panjang, kekuatan dan keseimbangan.

Keith Thompson, Principal Gensler sekaligus pemimpin praktik desain aviasi global dari Gensler mengungkapkan detil dari desain yang dibuat HMGY. Dia mengatakan, pihaknya merancang Terminal 2 untuk membuat perjalanan di Incheon lebih menarik, menawarkan kemudahan dan kenyamanan yang belum pernah ada sebelumnya. Ini adalah terminal internasional yang besar, namun nantinya terminal ini dapat dijelajahi dengan sangat intuitif.

www.worldarchitecturenews.com Pengunjung akan mendapatkan pengalaman unik dengan menyaksikan taman-taman dalam ruangan yang terdiri atas tanaman khas Korea. Wisatawan akan melihat ini sebagai patokan baru untuk bandara.
Pengunjungnya juga akan mendapatkan pengalaman unik dengan menyaksikan taman-taman dalam ruangan yang terdiri atas tanaman khas Korea. Wisatawan akan melihat ini sebagai patokan baru untuk bandara.

Para wisatawan yang akan menggunakan terminal ini bisa mencapainya dengan menggunakan mobil atau kereta. Mereka dapat dengan mudah melihat anjungan tiket, berikut juga lokasi keamanan, dan IAT. Kemudahan ini akan menekan tingkat kesulitan dan stres yang biasa dialami para wisatawan di bandara.

www.worldarchitecturenews.com Selain meminimalisasi tekanan yang dialami wisatawan dengan cara memudahkan mereka menemukan loket-loket yang harus mereka singgahi, terminal ini juga menawarkan berbagai tanaman khas Korea di dalam ruangan.
Selain meminimalisasi tekanan (stres) yang dialami wisatawan dengan cara memudahkan mereka menemukan loket-loket yang harus mereka singgahi, terminal ini juga menawarkan berbagai tanaman  khas Korea di dalam ruangan. Para wisatawan juga akan menyaksikan air terjun, kolam ikan koi, dan sungai. Sinar matahari bakal menyelinap masuk ke dalam ruang hijau dan membuat para wisatawan dapat menikmati keindahan "alam mini" Korea tersebut.

www.worldarchitecturenews.com Sinar matahari akan mengurangi pemakaian lampu di siang hari. Demikian juga dengan tanaman, dapat mengurangi kinerja pendingin udara dan penggunaan tenaga listrik.
Sinar matahari akan mengurangi pemakaian lampu di siang hari. Demikian juga dengan tanaman, dapat mengurangi kinerja pendingin udara dan penggunaan tenaga listrik.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.