Kompas.com - 17/09/2013, 18:02 WIB
Rumah ini merupakan tempat terjadinya pembunuhan berantai di Sacramento. Pada 14 November 1988, polisi dan petugas koroner menggali tujuh jenazah di halaman rumah. www.dailymail.co.ukRumah ini merupakan tempat terjadinya pembunuhan berantai di Sacramento. Pada 14 November 1988, polisi dan petugas koroner menggali tujuh jenazah di halaman rumah.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
www.dailymail.co.uk Meski jadi lokasi pembunahan, namun kondisi rumah ini terlihat jauh lebih cerah. Setiap akhir pekan, turis-turis berkerumun di depan rumah ini menanti giliran menyaksikan peninggalan Puente.
www.dailymail.co.uk Di salah satu ruang tempat Puente membunuh korbannya terdapat rak buku, tempat tidur kecil, dan dua karpet. Dekor ini sama dengan hari di mana kepolisian Sacramento menggeledah rumah Puente.
www.dailymail.co.uk Di rumah ini juga terdapat manekin menyerupai Puente. Patung tersebut ada di salah satu teras.
www.dailymail.co.uk Terdapat sebuah pelat di depan rumah ini yang berisi kalimat,
KOMPAS.com - Pada 14 November 1988, Polisi Sacramento dan petugas koroner menggali tujuh jenazah dari halaman sebuah rumah kos yang dikelola oleh Dorothea Puente di Sacramento, California, Amerika Serikat.

Puente terbukti membunuh dan mengeringkan cairan tubuh penyewa kamar di rumahnya demi  mencuri cek Jaminan Sosial mereka. Perempuan ini sudah didakwa pada 1993 atas tiga kasus pembunuhan. Untuk mempertanggungjawabkan tindakannya, dia harus menjalani masa tahanan selama dua kali seumur hidup.

Namun, belum lagi terpenuhi hukumannya, Puente tewas dalam tahanan pada 2011 di usia 82 tahun. Kini, rumah kos tersebut dijadikan satu dari lima tujuan wisata Sacramento Old City Association.

 
Bagaimana rupa rumah tersebut? Langgam arsitekturalnya mengadopsi gaya Victoria. Meski jadi lokasi pembunahan, namun kondisi sekarang terlihat jauh lebih cerah. Setiap akhir pekan, turis-turis berkerumun di depan rumah ini menanti giliran menyaksikan peninggalan Puente. Salah seorang peserta tur, John Cabrera, ternyata kepala penyidik pembunuhan dari Sacramento Police Department yang menyelidiki kasus Puente.
 
Cabrera menunjuk beberapa titik penemuan jenazah korban dan barang bukti. Di salah satu ruang tempat Puente membunuh korbannya terdapat rak buku, tempat tidur kecil, dan dua karpet. Dekor ini sama dengan hari di mana kepolisian Sacramento menggeledah rumah Puente. Cabrera mengatakan, "Saya menarik karpet itu dan melihat adanya noda. Saya segera tahu bahwa itu adalah cairan tubuh." 
 
Tidak cukup hanya dengan keterangan dari Cabrera, di rumah tersebut juga terdapat manekin menyerupai Puente. Patung tersebut ada di salah satu teras. "Kembaran" Puente ini mengenakan mantel merah dan menggenggam sekop hijau. Terdapat juga, sebuah pelat di depan rumah ini yang berisi kalimat, "Pelanggar akan dibius dan dikubur di halaman."

Rumah yang tidak lagi dimiliki Puente tersebut telah dibeli seseorang pada 2010 silam. Sosok yang tak ingin disebut namanya itu telah melakukan renovasi pada beberapa titik. Partisi yang membagi ruang makan dan dapur pun dihilangkan. "Saya menyukai rumah ini. Rumahnya menyenangkan," ujar Cabrera menanggapi perubahan yang dialami rumah tersebut. 

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Berita
Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Berita
Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Berita
The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

Kawasan Terpadu
Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Berita
Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf 'Y'

Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf "Y"

Konstruksi
194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

Konstruksi
Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Fasilitas
Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Kawasan Terpadu
Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Berita
Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Hunian
MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

Kawasan Terpadu
DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

Konstruksi
Rugikan Konsumen Miliaran Rupiah, Pengembang Perumahan Syariah FGM Dilaporkan ke Polisi

Rugikan Konsumen Miliaran Rupiah, Pengembang Perumahan Syariah FGM Dilaporkan ke Polisi

Berita
SPKLU Pertama Dioperasikan di Babel, Isi Baterai Kendaraan 50 Menit

SPKLU Pertama Dioperasikan di Babel, Isi Baterai Kendaraan 50 Menit

Fasilitas
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.