NIh... Karya Pencakar Langit Terbaru dari Zaha Hadid!

Kompas.com - 26/08/2013, 18:12 WIB
Gedung pencakar langit bernama One Thousand Museum Tower di tengah kota Miami ini akan memiliki tinggi 215 meter atau 60 lantai. Gedung tersebut mampu menampung 83 kondominium yang berukuran antara 501,7m2 hingga 1.021,9m2. www.designboom.comGedung pencakar langit bernama One Thousand Museum Tower di tengah kota Miami ini akan memiliki tinggi 215 meter atau 60 lantai. Gedung tersebut mampu menampung 83 kondominium yang berukuran antara 501,7m2 hingga 1.021,9m2.
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Zaha Hadid, arsitek berdarah Irak yang terkenal karena berbagai karya fenomenal, tampaknya mulai melebarkan sayapnya. Ia tidak hanya membuat desain gedung-gedung dengan bentuk istimewa, namun kini juga mendesain gedung pencakar langit dengan bentuk tak kalah uniknya.

Gedung bernama "One Thousand Museum" ini merupakan gedung pencakar langit pertama karya Zaha Hadid di pesisir Miami. Gedung tersebut tidak hanya memiliki kondominium residensial, melainkan juga sky lounge dan pusat akuatik. Hebatnya lagi, gedung ini memiliki helipad pribadi pertama di kondominium residensial.

Gedung pencakar langit bernama One Thousand Museum Tower di tengah kota Miami ini akan memiliki tinggi 215 meter atau 60 lantai. Gedung tersebut mampu menampung 83 kondominium yang berukuran antara 501,7m2 hingga 1.021,9m2. Menurut situs resminya, setiap kondominium di gedung ini dibanderol mulai harga lima juta Dolar AS hingga 15 juta Dolar AS.

www.designboom.com Gedung bernama
Rendering "One Thousand Museum" karya Zaha Hadid tersebut baru-baru ini dipublikasikan dalam www.designboom.com. Tampilan gedung ini begitu modern dan unik. Eksteriornya tampak unik dengan adanya eksoskeleton beton.

Menurut Zaha Hadid pada Wall Street Journal, gedung yang dia rancang ini akan menghindari "tipologi modernis generik". Tipologi tersebut, menurutnya, banyak ditemui di Miami.

Detail

One Thousand Museum Tower akan dilengkapi dengan pencahayaan yang disediakan oleh Kreon dan desain pencahayaan dari Uli Petzold, desainer industrial dan interior asal Jerman. Berbagai ruang dengan berbagai kegunaan akan memiliki penataan pencahayaannya sendiri. Seperti misalnya, pencahayaan di kamar mandi akan tampak mengikuti karakteristik pencahayaan alami yang dramatis. Adapun bagian lain hunian di dalam gedung ini akan menjadi perpaduan apik antara pencahayaan berdifusi dan lampu sorot untuk meningkatkan karakteristik material di dalam hunian.

www.designboom.com Adapun bagian lain hunian di dalam gedung ini akan menjadi perpaduan apik antara pencahayaan berdifusi dan lampu sorot untuk meningkatkan karakteristik material di dalam hunian.
Selain pencahayaan, interior hunian di dalam gedung ini juga benar-benar diperhatikan dengan detil. Lemari-lemari akan didesain oleh perusahaan asal Italia, Molteni. Sementara itu, pintu-pintu interior akan didesain oleh Luadi Porte Design dan kenop pintunya akan didesain sendiri oleh Zaha Hadid bagi seri Valli & Valli Duemilacinque. Dapur akan dipenuhi dengan perlengkapan dari Gaggenau, Dornbacht, Gatto Cucine, dan Sub-Zero.

Atas prestasinya, Zaha Mohammad Hadid, arsitek berdarah Irak ini pernah menerima penghargaan Pritzker Architectur Prize pada 2004. Hadid merupakan perempuan pertama yang mendapat penghargaan tersebut.

www.designboom.com Atas prestasinya, Zaha Mohammad Hadid, arsitek berdarah Irak ini pernah menerima penghargaan Pritzker Architectur Prize pada 2004. Hadid merupakan perempuan pertama yang mendapat penghargaan tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X