Kompas.com - 05/08/2013, 09:38 WIB
|
EditorHilda B Alexander
DUBAI, KOMPAS.com - Pasca dirundung badai krisis keuangan global, sektor properti Dubai, Uni Emirat Arab, kembali pulih. Hal ini ditunjukkan oleh membaiknya kinerja penjualan dan transaksi sewa selama enam bulan pertama tahun 2013.

Menurut data Departemen Pertanahan Dubai, permintaan tanah untuk pengembangan apartemen, villa, hotel dan perkantoran dari sektor swasta terus meningkat. Selain, tentu saja program khusus yang diinisiasi pemerintah seperti Tayseer dan Tanmya.

Direktur Jenderal Departemen Pertanahan Dubai, Sultan Butti bin Mejren, mengatakan, selain permintaan tanah, Dubai juga mengalami peningkatan nilai total transaksi properti melonjak sebesar 30 persen menjadi 108 miliar dirham atau setara dengan Rp 294,8 triliun. Sementara pada periode yang sama tahun lalu, Dubai hanya mencatat transaksi senilai 83 miliar dirham (Rp 226,5 triliun).
 
"Laju pertumbuhan nilai transaksi properti adalah indikator kuat pemulihan pasar properti dan hal ini akan mendorong kenaikan daya saing dan daya tarik pasar bagi investor lokal dan asing," ujar Mejren.
 
Indeks harga juga mengalami tren peningkatan selama beberapa bulan terakhir karena permintaan untuk tanah, villa dan apartemen di proyek-proyek tertentu. Mejren mengharapkan pemulihan akan terus berlanjut yang direpresentasikan kenaikan harga sewa dalam posisi tinggi, melonjaknya harga tanah dan harga-harga unit perumahan dan komersial baru.
 
Faktor-faktor tersebut, imbuh Mejren, akan mendorong investor untuk meningkatkan investasi mereka karena Dubai saat ini, tidak seperti enam tahun lalu, di mana fondasi sektor properti rapuh. Dubai saat ini memiliki fondasi yang sangat kuat.

Optimisme Mejren dikuatkan oleh survei Global Cities Index yang dikeluarkan Knight Frank. Survey tersebut menempatkan Dubai sebagai kota dengan tingkat pertumbuhan harga hunian mewah tertinggi sebesar 27,2 persen dalam kuartal II 2013. Posisi Dubai hanya kalah oleh Jakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.