Kompas.com - 31/07/2013, 04:03 WIB
Anda perlu mengenali empat tempat favorit sumber bakteri di dapur dan lakukan pencegahan penyebarannya. www.shutterstock.comAnda perlu mengenali empat tempat favorit sumber bakteri di dapur dan lakukan pencegahan penyebarannya.
EditorLatief
KOMPAS.com - Menurut, dr Nurrahmiati, MKM, pakar kesehatan masyarakat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ancaman penyakit tersebut mulai dari infeksi pernafasan, infeksi kulit, hingga gangguan fungsi hati dan kanker akibat kontaminasi zat kimia.

Oleh karena itu, Anda perlu mengenali empat tempat favorit sumber bakteri di dapur berikut ini, dan lakukan pencegahan penyebarannya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kulkas

Banyaknya makanan di kulkas memicu hadirnya bakteri di dalam kulkas. Oleh karena itu, atur dan kontrol suhu kulkas agar selalu berada pada kisaran 40 C. Suhu dingin akan memperlambat pertumbuhan bakteri.

www.shutterstock.com Hindari menggunakan pisau dan talenan yang sama saat mengolah produk hewani mentah dan makanan matang atau produk segar lainnya. Bakteri dari bahan mentah dapat mencemari makanan matang dan segar Anda.
Pisau dan talenan 

Hindari menggunakan pisau dan talenan yang sama saat mengolah produk hewani mentah dan makanan matang atau produk segar lainnya. Bakteri dari bahan mentah dapat mencemari makanan matang dan segar Anda.

www.shutterstock.com Hindari merendam sabut spons di dalam wadah sabun pencuci piring. Kondisi spons yang basah akan menyuburkan bakteri dari sisa makanan yang masih menempel. Oleh karena itu, sebaiknya selalu bersihkan spons setelah selesai mencuci piring, dan keringkan segera sebelum bakteri sempat tumbuh.
Spons cuci piring

Hindari merendam sabut spons di dalam wadah sabun pencuci piring. Kondisi spons yang basah akan menyuburkan bakteri dari sisa makanan yang masih menempel. Oleh karena itu, sebaiknya selalu bersihkan spons setelah selesai mencuci piring, dan keringkan segera sebelum bakteri sempat tumbuh.

www.houzz.com Menurut, dr Nurrahmiati, MKM, pakar kesehatan masyarakat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ancaman penyakit tersebut mulai dari infeksi pernafasan, infeksi kulit, hingga gangguan fungsi hati dan kanker akibat kontaminasi zat kimia.
Bak Cuci

Seringkali sisa-sisa makanan saat mencuci piring terjebak di bak cuci dan dengan cepat memicu bakteri berkembang biak di seluruh permukaan bak cuci. Oleh karena itu, untuk menjaga kebersihan tempat mencuci piring, bersihkan seluruh permukaan dan saluran bak cuci dengan cairan pemutih dan air secara rutin. (Rivanie Novalia) Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.