Kompas.com - 22/07/2013, 13:39 WIB





KOMPAS.com
— Ada banyak cara untuk merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarga. Salah satu caranya adalah berkumpul dan menyantap hidangan khas di taman atau halaman rumah bersama keluarga. Sayangnya, menghabiskan banyak waktu di taman terkadang terasa tidak nyaman. Apalagi di musim penghujan. Nyamuk dapat mengganggu dan merusak perayaan Anda.

Sebelum mengurangi, bahkan membasmi nyamuk, cobalah untuk mengetahui sumber nyamuk tersebut di taman Anda. Berikut ini beberapa tempat yang bisa Anda "curigai" serta solusi menghilangkan nyamuk di taman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Umumnya, nyamuk bersarang di genangan-genangan air atau di sudut-sudut gelap taman. Jentik nyamuk dapat bertahan dalam genangan air. Karena itu, hindari genangan air dari pot, drum, talang air, ember, dan barang-barang lain di taman. Namun, bukan berarti Anda harus mengurungkan niat membuat kolam di taman.

Kolam dapat menjadi fitur menarik di taman. Maka dari itu, daripada menyingkirkan kolam dari taman, sebaiknya buatlah air kolam di halaman tersebut mengalir. Dengan cara ini, kemungkinan nyamuk berkembang biak relatif lebih sedikit.

Selain memastikan air tidak tergenang dan adanya aliran air, tempatkan ikan dalam kolam. Ikan akan memakan jentik nyamuk sebelum menetas. Berbagai jenis ikan bisa menjadi "pembunuh" yang efisien bagi jentik nyamuk. Ikan mas atau ikan-ikan kecil yang murah juga cukup efektif. Selain membuat kolam terhindar dari nyamuk, Anda juga bisa menyertakan tanaman-tanaman yang dapat mengusir nyamuk.


Nyamuk tampaknya tidak menyukai tanaman-tanaman dengan keharuman menyengat. Tanaman pertama adalah bunga lavender (Lavandula agustifolia). Tidak hanya dapat menghindarkan rumah Anda dari nyamuk, bunga ini juga sangat cantik. Di balik kecantikannya, terdapat zat linalool dan lynalyl acetate yang tidak disukai nyamuk.

Tanaman kedua adalah geranium atau tapak dara (Pelagornium citrosa). Tanaman ini juga mampu mengusir nyamuk karena keharumannya. Anda hanya perlu meletakkannya di pekarangan rumah, lalu biarkan tanaman tersebut mengeluarkan wanginya yang khas.

Tanaman ketiga adalah serai wangi (Cymbopogon nardus). Tanaman ini mengandung zat geraniol, metilheptenon, terpen, terpen-alkohol, dan asam organik yaitu sitonelal. Singkatnya, kandungan ini tidak disukai nyamuk. Letakkan tanaman rimbun ini di pekarangan rumah Anda. Bentuknya yang menjuntai dapat "memenuhi" dan memberikan "volume" pada taman.

Tanaman keempat adalah zodia (Evadia suaveolens). Zodia memiliki kesamaan dan perbedaan dengan ketiga tanaman sebelumnya. Sama seperti lavender, geranium, dan serai wangi, zodia akan mengeluarkan aroma jika daun-daunnya saling bergesekan. Sayangnya, tanaman ini tidak kuat terkena paparan sinar matahari. Oleh karena itu, tanaman ini lebih cocok dijadikan tanaman indoor. Anda dapat menempatkan tanaman ini di dekat jendela atau ventilasi ruangan. Tentu, tanaman ini cocok untuk mengusir nyamuk dari dalam rumah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.