Kompas.com - 10/07/2013, 11:17 WIB
Rumah pantai di Dorset, Inggris ini tak pernah sepi peminat. Padahal tidak dilengkapi saluran air, pembuangan dan toilet. colin-payne-photography.comRumah pantai di Dorset, Inggris ini tak pernah sepi peminat. Padahal tidak dilengkapi saluran air, pembuangan dan toilet.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com -
Para ahli sepakat, bahwa lokasi adalah pertimbangan utama dalam mencari properti. Tampaknya, hal tersebut juga berlaku dalam situasi ekstrim. Buktinya, rumah-rumah pantai mungil yang tidak memiliki toilet, saluran air, dan listrik ini tetap diminati pembeli. Masing-masing rumah pantai tersebut bahkan dibanderol dengan harga 200.000 poundsterling atau setara dengan Rp 2,9 miliar.

Daily Mail
mencatat, rumah berukuran 3,6 meter x 5,4 meter persegi tersebut terletak di tepi pantai di Mudeford, dekat Christchurch, Dorset. Masing-masing pemilik rumah pantai dapat menikmati keindahan pemandangan laut dari Pulau Wight (Isle of Wight), pulau terbesar di selatan Inggris lewat jendela dan teras rumahnya.

Ketersediaan rumah-rumah pantai tersebut di pasaran sudah sangat jarang. Oleh karena itu, ketika ada satu rumah pantai tersedia di pasar properti, pasti akan terjual dalam waktu cepat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rumah ini dapat digunakan oleh empat orang dan memiliki dapur dengan kompor gas. Sayangnya, rumah-rumah tersebut tidak memiliki saluran air, saluran pembuangan air, dan toilet. Penghuni harus berjalan kaki, menggunakan toilet umum, dan membayar sedikit uang untuk mandi dan mencuci.

Listrik yang tersedia di rumah ini didapat dari panel surya. Panel surya tersebut mampu menyalakan sebuah lampu sorot dan soket 12 volt. Sementara itu, air bersih dapat diperoleh dari cadangan air komunal.

Seorang penghuni, Sarah Litchfield (48) telah tinggal di rumah tersebut selama 10 tahun. Ia mengaku kesulitan, pada masa-masa awal pembeliannya. Namun, itu tak berlangsung lama.

"Saya seorang gadis lokal dan memiliki rumah ini adalah impian kami. Saya telah menghabiskan bertahun-tahun dengan senang di sini, dan cukup sulit membuat keputusan untuk menjualnya," kata Sarah.

Will Wright dari Waterside Properties mengatakan penawaran satu hari sudah menghasilkan beberapa ketertarikan dari calon pembeli. Hanya, pembeli baru bisa mendapatkan rumahnya pada 2029. Nantinya, pemilik rumah-rumah mungil ini hanya boleh menempatinya selama 10 bulan dalam setahun. Mereka juga harus membayar biaya servis sebesar 1.986 poundsterling atau Rp 29,3 juta per tahun.



Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.