Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/07/2013, 09:49 WIB
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com -
Jakarta boleh jadi memiliki banyak pusat perbelanjaan. Namun, tidak semuanya memperhatikan keindahan fasad, keramahan lingkungan, serta kepentingan pejalan kaki yang melintas di sekitarnya. Sebagai perbandingan sekaligus inspirasi baru atas pusat perbelanjaan, tengoklah sebuah mal di Dbayeh, Beirut, Lebanon ini.

www.designboom.com Meski tampak seperti balok-balok sederhana pada siang hari, sebenarnya pusat perbelanjaan tersebut

Situs Designboom, Sabtu (29/6/2013) lalu mempublikasikan pemugaran mal ABC di jantung kota Beirut, Lebanon. Pemugaran tersebut dikerjakan oleh firma arsitektur asal New York, Amerika Serikat, nARCHITECTS. Sebelum dipugar, pusat belanja tersebut tampak seperti bangunan lain yang dibuat pada tahun 1980-an. Namun, dengan sedikit kecerdikan, tim arsitek berhasil membuatnya tidak sekadar "baru", namun juga "penyegar mata".

Meski tampak seperti balok-balok sederhana pada siang hari, sebenarnya pusat perbelanjaan tersebut "menyimpan" detil unik dan lampu-lampu yang siap dinyalakan pada malam hari. Pejalan kaki dan pengendara yang melintas dapat melihat keindahannya.

nARCHITECTS berhasil memugarnya dengan anggaran terbatas. Di dalam gedung ini, penduduk Beirut dapat memperoleh berbagai produk fesyen kelas atas dengan mudah. Tentu, pemilik ABC ingin agar bentuk bangunan usahanya membawa "pesan" dari kualitas produk yang ia jual.

"Pesan" tersebut disampaikan oleh nARCHITECTS dengan desain "wajah baru" ABC. nARCHITECTS "menyelimuti" gedung seluas 18.580 meter persegi dengan kulit aluminium plus potongan-potongan logo ABC. Uniknya, sisa potongan kulit aluminium tersebut juga digunakan untuk menutupi gedung tambahan seluas 23.225 meter persegi.

Dengan cara ini, ABC mengurangi sampah konstruksi. Selain itu, proyek ini juga bisa mengurangi biaya operasioal. Caranya, dengan menggunakan kulit besi sebagai pengurang panas akibat cahaya matahari.

Salah satu fasad bangunan ini, tepatnya fasad bagian barat paling menonjol di malam hari. Tak berlebihan jika ABC ini dianggap sebagai landmark baru. Permukaan sepanjang 66,1 meter tersebut memiliki instalasi pencahayaan dramatis pada malam hari. Pencahayaan tersebut dipersembahkan bagi para pejalan kaki dan mereka yang melintas dari jalan layang.

Selain itu, masih di permukaan fasad bagian barat, tepatnya di antara permukaan layar aluminium berhias logo ABC, sebuah jendela besar berbentuk persegi menampilkan seisi cafe dan orang-orang yang ada di dalamnya. Sementara para pejalan kaki dapat melihat isi cafe, mereka yang sedang menyantap makan malamnya dapat melihat laut Mediterania membentang di luar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+