Kompas.com - 25/06/2013, 11:51 WIB
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com — Setelah China, raksasa dengan dana investasi kakap lainnya adalah Korea Selatan. Investasi properti komersial Korea Selatan ke mancanegara mencatat rekor tertinggi selama lima bulan pertama tahun 2013. Para pengembang dari Negeri Semenanjung ini telah membeli properti komersial di luar Korea Selatan senilai 5 miliar dollar AS atau ekuivalen dengan Rp 49,5 triliun. Jumlah ini melonjak tajam sebesar 900 persen ketimbang periode yang sama 2012 yang hanya mencapai 500 juta dollar AS atau Rp 4,9 triliun.

Laporan investasi tersebut dikeluarkan Capital Group International Jones Lang LaSalle. Mereka juga menyoroti pertumbuhan investasi lepas pantai dengan angka proyeksi sekitar 10 miliar dollar AS (Rp 99 triliun). Transaksi properti komersial ini tak hanya terjadi di satu negara, melainkan juga di seluruh dunia. Mulai dari pusat perbelanjaan di Australia hingga menara perkantoran di pusat bisnis Chicago, Amerika Serikat.

Capital International Asia Pacific Group Head Jones Lang LaSalle, Alistair Meadows, mengatakan pertumbuhan yang kuat dalam kegiatan pembelian Korea Selatan di Asia Pasifik, khususnya terjadi di kota-kota besar China dan Australia. Di kedua negara ini, Korea telah berkomitmen membeli ruang ritel dan perkantoran senilai masing-masing 500 juta dollar AS (Rp 4,9 triliun) dan 1 miliar dollar AS (Rp 9,9 triliun).

"Aksi investor Korea tersebut akan terus berlanjut di kawasan-kawasan inti Asia Pasifik dalam beberapa tahun ke depan," ujar Alistair.

Investasi lintas batas Korea Selatan relatif konsisten selama lima tahun terakhir. Arus modal ini terjadi karena meningkatnya pertumbuhan dana pensiun dan asuransi. Sementara pasar domestik sangat kecil bila dibandingkan China, Australia atau negara-negara lainnya. Postur pasar tersebut mendorong investasi ke mancanegara selama kurun 2006-2013 dengan besaran mencapai sepuluh kali lipat.

Direktur Pasar Modal Global Research Jones Lang LaSalle, David Green-Morgan, mengatakan investasi internasional Korea Selatan sejatinya bukanlah tren baru. Namun, mereka melihat aktivitas investasi belum pernah terjadi sebelumnya di panggung global dalam setengah tahun pertama 2013.

Pada kuartal I tahun ini, investasi lintas batas Korea Selatan mampu melampaui Kanada, Singapura, dan Norwegia. Ketiga negara ini secara tradisional menguasai investasi pasar global.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.