Gaet Investor, Spanyol Obral Ijin Tinggal

Kompas.com - 13/06/2013, 16:50 WIB
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Pemerintah Spanyol punya cara sendiri untuk menarik investor mancanegara agar mau membeli properti di sana. Yaitu dengan memberikan ijin tinggal selama berada di Spanyol dan membantu kemudahan memperoleh ijin tinggal tambahan di negara yang tergabung dalam Uni Eropa.

Kebijakan ini didedikasikan kepada investor Rusia dan China yang selama ini menjadi pembeli asing terbesar properti Spanyol. Berdasarkan aturan sebelumnya, pendatang asal kedua negara ini hanya dapat mengunjungi Spanyol selama 90 hari pada satu waktu dengan visa yang harus diperbarui.

Spanyol perlu menarik investor asing untuk membantu menyeimbangkan kondisi pasar. Di mana masih terdapat pasok sekitar 700.000 rumah baru yang menanti pembeli.

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rayo, sampai berkata, "Seseorang harus membeli rumah-rumah itu."

Ketika gagasan ini diberlakukan pertama kali, November 2012, ada aturan yang menyertai bahwa ijin tinggal akan diberikan dengan imbalan sang investor membeli properti seharga minimal 160.000 Euro atau setara Rp 2,09 miliar. Namun, aturan ini menuai kritik karena dinilai terlalu rendah.

Setelah enam bulan berlalu, pemerintah merevisi ambang dengan menaikkan nilai properti menjadi 500.000 Euro atau setara Rp 6,5 miliar. Meski belum final, karena masih dalam pembahasan, nilai ini sepertinya dapat diterima pasar.

Investasi terikat izin tinggal ini tidak akan lagi terbatas hanya untuk properti. Izin juga akan diperoleh bagi investasi yang mampu menciptakan setidaknya dua lapangan pekerjaan, atau dengan berinvestasi dalam aset keuangan seperti pembelian utang pemerintah Spanyol.

Ijin tinggal sementara diberikan selama dua tahun dan dapat diperpanjang hingga lima tahun ke depan. Meski mendapat kemudahan, namun pemegang ijin ini tidak berhak menggunakan layanan publik seperti sistem kesehatan masyarakat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.