Kompas.com - 18/05/2013, 17:19 WIB
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan patungan Gapura Prima Group dan PT Best Prima Indonesia, PT Mitra Abadi Sukses Sejahtera, memanfaatkan standby loan yang berasal dari BTN sebesar Rp 400 miliar untuk mengembangkan Belmont Residence.

Menurut CEO Gapura Prima Group, Rudy Margono, dari sejumlah dana tersebut, baru 15 persen yang digunakan untuk membangun Belmont Residence. Proyek ini merupakan portofolio terbaru yang terdiri atas tiga tower apartemen; Everest, Mount Blanc dan Athena.

Athena Tower merupakan produk terbaru dan terakhir yang ditawarkan kepada publik. Sedangkan Everest sudah terjual habis, dan ditempati. Sementara Mount Blanc meski  sudah terjual habis, namun masih dalam tahap konstruksi. Tower Athena yang baru saja dilansir, sudah terserap 20 persen dan diharapkan habis terjual pada Desember 2013.

Athena Tower akan dibangun setinggi 21 lantai. 15 lantai pertama sebanyak 235 unit difungsikan sebagai serviced apartment. Sementara sisanya, yaitu lantai 16 hingga 21 dengan jumlah unit 165 merupakan apartemen biasa.

Terdapat beberapa varian apartemen yang ditawarkan yaitu, studio (21,35 m2), satu kamar (33,45 m2, 32,10 m2, dan 45,81 m2), dua kamar (44,80 m2, 41,90 m2, 54,45 m2), serta tiga kamar (87,75 m2). Saat ini, harga tiap unit dalam Tower Athena dibanderol antara Rp 431 juta hingga Rp 700 juta.

Menurut President Director PT Best Prima indonesia Arvin F. Iskandar, Athena Tower dibangun untuk memenuhi ekspektasi konsumen yang membutuhkan sebuah hunian yang cocok dengan kehidupan masyarakat modern perkotaan.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X