Kompas.com - 17/04/2013, 15:16 WIB
EditorLatief

KOMPAS.com — Dethier Architectures menjawab keinginan kliennya, seorang penyuka ketepatan dalam desain dengan memasukkan obyek arsitektur, yang secara teknis dinilai sangat mutakhir, ke dalam sebuah loft di Belgia. Hasil kreasi Dethier Architectures ini bernama "Kempart Loft".

Seperti dilansir www.designboom.com, desain arsitekturnya berakar dari pergerakan 1970 yang mentransformasi ruang-ruang pabrik berukuran kecil dan berukuran sedang menjadi hunian. Benar saja. Kempart Loft sebelumnya bukan sebuah hunian. Program desain hunian ini bertujuan untuk memberikan rumah bagi pasangan tanpa anak.

Hunian tersebut tadinya merupakan toko roti yang telah ditinggalkan. Proses renovasinya dimulai dengan membuka ruang tersedia semaksimal mungkin. Perusahaan arsitektur ini lalu menghilangkan balok-balok dan memperkuat langit-langit dengan pelat logam. Hasilnya, mereka membuat sebuah hunian seluas 154 meter persegi dengan konsep terbuka.

Uniknya, di tengah-tengah hunian ini terdapat sebuah unit berisi dua kamar mandi, tempat penyimpanan, toilet, sistem pemanas, dan ventilasi. Unit inilah yang berbentuk menyerupai "bus". Ia membagi ruang interior menjadi beberapa fungsi, seperti ruang terbuka, kantor, ruang santai, dapur, ruang makan, kamar tidur, dan ruang berhias.

Ruang bersantai ada di bagian selatan hunian ini, sementara kamar tidur berada di bagian utara. Semuanya dilapisi dengan aluminium.

Seniman asal Belgia, Jean Gilbert, menentukan skema warna di dalam "bus" tersebut. Warna-warna yang cukup mencolok ini dapat terlihat dari jendela-jendela mungil di sekelilingnya. Jika penghuni sedang mandi, maka jendela tersebut dapat tampak keruh, dan orang di dalamnya tidak terlihat.

Sementara isi "bus" tersebut penuh warna, sekeliling rumah ini penuh dengan warna putih. Warna ini dapat memantulkan cahaya dengan baik. Selain "bus" di dalam rumah, satu lagi fitur menarik dari loft ini. Fitur tersebut adalah teras di atas hunian. Teras berada di bagian atap, lengkap dengan beberapa tanaman dan pencahayaan temaram.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Ciri-ciri Tanah yang Diincar Mafia

Ini Ciri-ciri Tanah yang Diincar Mafia

Berita
Terobosan Paramount Terapkan Pembiayaan Inklusif Perumahan bagi Milenial

Terobosan Paramount Terapkan Pembiayaan Inklusif Perumahan bagi Milenial

Hunian
Atasi Banjir, Hadi Ajak Basuki Tinjau Sungai Sepanjang Jabodetabek-Punjur

Atasi Banjir, Hadi Ajak Basuki Tinjau Sungai Sepanjang Jabodetabek-Punjur

Berita
Sebentar Lagi Berlaku, Catat Rincian Tarif Tol Pekanbaru-Bangkinang

Sebentar Lagi Berlaku, Catat Rincian Tarif Tol Pekanbaru-Bangkinang

Berita
Sri Mulyani Sebut Negara Berperadaban Tinggi Bisa Dilihat dari Cara Perlakukan Aset

Sri Mulyani Sebut Negara Berperadaban Tinggi Bisa Dilihat dari Cara Perlakukan Aset

Berita
8 Benteng dengan Arsitektur Keren Peninggalan Belanda

8 Benteng dengan Arsitektur Keren Peninggalan Belanda

Arsitektur
Buat Hunian Ramah Lingkungan, Mahasiswa UI Kantongi Medali Perak di PIMNAS 2022

Buat Hunian Ramah Lingkungan, Mahasiswa UI Kantongi Medali Perak di PIMNAS 2022

Berita
Kementerian PUPR Gelar Seremoni Serah Terima BMN Tahap 2 Rp 19,08 Triliun, Ini Rinciannya

Kementerian PUPR Gelar Seremoni Serah Terima BMN Tahap 2 Rp 19,08 Triliun, Ini Rinciannya

Berita
Penataan Ruang Jabodetabek-Punjur Butuh Inovasi Pendanaan

Penataan Ruang Jabodetabek-Punjur Butuh Inovasi Pendanaan

Berita
Pilihan Warna Cat Rumah Bagian Dalam Ini Ternyata Bikin Hunian Gampang Kotor

Pilihan Warna Cat Rumah Bagian Dalam Ini Ternyata Bikin Hunian Gampang Kotor

Tips
Sri Mulyani Puji Basuki: 'The Truly' Bapak Pembangunan Indonesia

Sri Mulyani Puji Basuki: "The Truly" Bapak Pembangunan Indonesia

Berita
DKI Dapat Aset Hibah Jalan Nasional Rp 217 Triliun dari Kementerian PUPR

DKI Dapat Aset Hibah Jalan Nasional Rp 217 Triliun dari Kementerian PUPR

Berita
ATR/BPN Luncurkan GISLINER, Layanan Digital Cek Status Tanah dan Ruang

ATR/BPN Luncurkan GISLINER, Layanan Digital Cek Status Tanah dan Ruang

Berita
Profil Megaproyek Meikarta, Sederet Masalah Hingga Kini Dituntut Sejumlah Pembelinya

Profil Megaproyek Meikarta, Sederet Masalah Hingga Kini Dituntut Sejumlah Pembelinya

Berita
Pekerjaan Rumah Metropolitan Jakarta sebagai Pusat Ekonomi Nasional

Pekerjaan Rumah Metropolitan Jakarta sebagai Pusat Ekonomi Nasional

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.