Kompas.com - 18/03/2013, 19:00 WIB
EditorLatief

KOMPAS.com - Rumah yang berlokasi di Inssbruck, Austria, ini sekilas tampak seperti rumah di sekelilingnya, yaitu memiliki tiga lantai dan berukuran hampir seragam. Namun, jika diperhatikan lebih detil, rumah ini sebenarnya menyimpan keunikan tersendiri.

Ruang-ruang di dalam rumah ini terasa lebih luas. Selain karena warna terang dari kayu yang ada dalam interior rumah ini, volume ruang juga benar-benar bertambah akibat ekspansi pada saat proses renovasinya.

Sebelum renovasi dilakukan, pemilik rumah merasa rumah mereka tidak menyenangkan. Karena itulah, mereka pergi menemui arsitek lokal, Daniel Fügenschuh.

Berbekal setumpuk ide, pemilik rumah ini meminta penambahan ruang ekstra. Mereka juga menekankan, bahwa mereka membutuhkan ruang-ruang berukuran besar dan lapang. Mulailah sang arsitek menggarap lahan seluas 1.291 meter persegi, dengan anggaran sebesar 400.000 Euro atau sekitar 5 miliar.

Hasilnya, bangunan ini merupakan "pernikahan" antara keindahan estetis dan fungsi. Uniknya lagi, komponen struktural pada rumah ini tidak dimodifikasi. Dinding putih hanya diplester kembali agar semakin kontras pada lantai hitam di bawahnya. Selain itu, bagian rumah paling menonjol adalah penyisipan "volume asing" yang tampak mengambang dalam rumah.

Di dalam rumah ini, Anda akan melihat ruang tamu utama yang memiliki ketinggian ganda. Plafonnya dibuat tinggi dan mampu membuat pemiliknya merasa bebas.

Anda juga akan mendapati serangkaian kotak kayu. Kotak-kotak ini memiliki andil dalam membuat ruang-ruang menjadi terasa lebih terbuka sehingga mempertahankan rasa ringan dan kelanjutan ruang dalam interior rumah.

Tentunya, rumah tiga lantai ini tidak terlepas dari aksen tangga. Tangga minimalis menghubungkan lantai dasar ke mezzanine tanpa menambahkan unsur yang tampak berat ke ruang keluarga.

Ekspansi juga terjadi pada loteng. Kini, loteng menjadi ruang "jeda" sebelum mencapai teras atap berukuran besar. Dari luar, ruang-ruang hasil ekspansi ini tampak seperti kotak kayu kontemporer yang menonjol dari fasad aslinya. Bukan hanya "kotak kayu", taman miring yang mengikuti bentuk atap dan berada di sisi-sisinya juga menambah keunikan rumah ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.