Salin Artikel

Ditjen Cipta Karya Butuh Rp 678 Miliar Tangani Pasca Bencana 4 Daerah

Empat daerah tersebut masing-masing di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kalimantan Selatan (Kalsel). Keempat daaerah ini mengalami bencana di tahun 2021. 

Menurut Direktur Jendral (Dirjen) Cipta Karya Diana Kusumastuti saat ini Kementerian PUPR baru mengalokasikan dana sebesar Rp 338,6 miliar.

Hal tesebut ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama dengan Komisi V DPR RI, pada Selasa (31/7/2021) di Gedung DPR RI.

“Sekarang ini pembangunan di ke-empat daerah ini sementara berjalan. Di Sulbar, progres fisiknya sudah 79,40 persen, NTT 44,28 persen, NTB 25,4 persen serta di Kalsel sebesar 50 persen,” jelasnya.

Pembangunan di Sulawesi Barat, dari 247 gedung yang dibangun, Ditjen Cipta Kerja menangani 96 gedung. Sementara 151 lainnya ditangani oleh pihak lain.

“Saat ini 96 bangunan gedung ini sudah kita kerjakan dan mudah-mudahan bisa kita selesaikan dalam waktu dekat,” papar Diana.

Untuk pembangunan di Sulbar sendiri telah menelan angaran sebesar Rp 164 miliar. Sementara anggaran yang belum di alokasikan, adalah Rp 371,3 miliar.

Di NTT, pembangunan yang dilakukan seperti optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di 34 lokasi, penyediaan infrastuktur pemukiman pada daerah relokasi di Lembata dan Flores Timur serta renovasi prasarana sekolah dan perguruan tinggi.

Untuk pembangunan di NTT, dana yang telah dialokasikan adalah sebesar Rp 163,4 miliar. Sedangkan Rp 255,2 miliar sisanya belum dialokasikan.

Kemudian di NTB, Ditjen Cipta Karya melakukan optimalisasi SPAM di 2 lokasi, membangun 2 kawasan relokasi serta 8 unit bangunan termasuk penanganan insfrastruktur air minum di Kota Bima.

Dana yang telah dialokasikan untuk penanganan pasca bencana di NTB adalah sebesar Rp 8,2 miliar. Sedangkan Rp 51,5 miliar belum dialokasikan.

Di Kalsel, dilakukan beberapa kegiatan pembangunan yakni optimalisasi SPAM Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan perbaikan insfrastuktur pemukiman kumuh kawasan Barabai.

Untuk proyek ini, Ditjen Cipta Karya telah mengalokasikan dana sebesar Rp 2,3 miliar.

Pada awal tahun 2021, terjadi bencana gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang kabupaten Sulawesi Barat. 

Di NTT dan NTB terjadi bencana banjir bandang dan longsor pasca dihantam siklon tropis Seroja pada April 2021. Sedangkan di Kalsel, dilanda bencana banjir.

https://properti.kompas.com/read/2021/09/06/225321721/ditjen-cipta-karya-butuh-rp-678-miliar-tangani-pasca-bencana-4-daerah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.