Salin Artikel

Ramadhan dan Lebaran, Momentum Peritel Baru Mendulang Penjualan

Senior Associate Director Retail Service Colliers Indonesia Sander Halsema menyampaikan prediksinya secara tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (22/04/2021).

Menurut Sander, dua momen tersebut menawarkan kesempatan yang lebih besar untuk dimanfaatkan para peritel.

Hal ini didorong oleh intensitas berbelanja meningkat selama bulan suci ini. 

Selama periode ini, peritel dan pengelola biasanya menghadirkan program diskon untuk memastikan pengunjung mendatangi pusat perbelanjaan atau ruang ritel mereka.

"Tentu saja, ini merupakan peluang yang baik untuk terus menawarkan diskon dan menyusun strategi penjualan lainnya yang dianggap efektif dalam menarik pengunjung ke pusat perbelanjaan," tutur Sander.

Dia juga berpandangan, kebijakan larangan mudik berdampak pada kenaikan tingkat kunjungan dan kinerja pusat belanja.

Pada kondisi saat ini, masyarakat tidak memiliki banyak pilihan untuk berwisata atau berekreasi, sehingga pusat perbelanjaan mungkin akan mengalami peningkatan jumlah pengunjung.

Sander mengutip optimisme Ketua APPBI Alphonzus Widjaja yang memperkirakan tingkat kunjungan dapat meningkat hingga 40 persen.

Artinya peningkatan tersebut mungkin terjadi dan ini merupakan momentum yang baik bagi pasar ritel.

Puncak kinerja

Kinerja penjualan ritel biasanya mencapai puncaknya selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Jadi, peritel akan mendapat keuntungan dari musim ini. Bahkan dalam kondisi saat ini, kinerja ritel diproyeksikan meningkat meski tidak sebesar sebelum pandemi.

Momentum tersebut perlu dijaga, agar pasca Ramadhan dan Idul Fitri para peritel tetap memiliki kinerja penjualan yang stabil.

Sander memperkirakan setelah Ramadhan dan Idul Fitri penjualan ritel akan menurun, seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Oleh karena itu, peritel harus mengembangkan strategi untuk memastikan penjualan tidak turun ke angka terendah seperti yang dialami ketika awal pandemi.

Ada beberapa faktor tambahan yang dapat membantu sektor ritel pulih lebih cepat.

Faktor tersebut yakni meningkatnya jumlah orang yang divaksinasi, serta pengelola pusat perbelanjaan, dan peritel yang tetap patuh memberlakukan protokol kesehatan,.

"Faktor-faktor tersebut seharusnya meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk mengunjungi pusat perbelanjaan," ucap Sander.

Setelah Ramadhan dan Idul Fitri, peritel bisa menganalisa kinerja mereka. Jika dalam beberapa bulan setelah momen ini angka penjualan tetap stabil, insentif atau diskon yang diberikan oleh pengembang kepada peritel dapat ditinjau kembali, sehingga transaksi sewa kembali normal.

Namun, bagi peritel di segmen tertentu yang terus berjuang untuk meningkatkan penjualan, pengembang dapat tetap fleksibel dalam memberlakukan transaksi sewa dan biaya servis. 

https://properti.kompas.com/read/2021/04/24/090000921/ramadhan-dan-lebaran-momentum-peritel-baru-mendulang-penjualan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tahun 2021 Okupansi Hotel di Seluruh Indonesia Turun, Bali Anjlok Paling Drastis

Tahun 2021 Okupansi Hotel di Seluruh Indonesia Turun, Bali Anjlok Paling Drastis

Hotel
Kata Sri Mulyani, Sekuritisasi KPR Bisa Jadi Upaya Atasi Backlog Rumah

Kata Sri Mulyani, Sekuritisasi KPR Bisa Jadi Upaya Atasi Backlog Rumah

Berita
Pemerintah Targetkan Bangun 10.254 Kilometer Jalur Kereta Api Tahun 2030

Pemerintah Targetkan Bangun 10.254 Kilometer Jalur Kereta Api Tahun 2030

Konstruksi
Jasa Marga 'Spin-off' Divisi Regional Trans-Jawa ke Anak Usaha

Jasa Marga "Spin-off" Divisi Regional Trans-Jawa ke Anak Usaha

Berita
Kembalinya Ekspatriat ke Jakarta, Picu Kenaikan Okupansi Apartemen Servis

Kembalinya Ekspatriat ke Jakarta, Picu Kenaikan Okupansi Apartemen Servis

Apartemen
Berkunjung ke Bekasi, Menteri Hadi Minta Kantor Pertanahan Buka Tiap Hari dan Jamin Tak Ada Pungli

Berkunjung ke Bekasi, Menteri Hadi Minta Kantor Pertanahan Buka Tiap Hari dan Jamin Tak Ada Pungli

Berita
Tahun 2019 Kerap Dijadikan Patokan, Namun Okupansi Hotel Justru Anjlok 25 Persen

Tahun 2019 Kerap Dijadikan Patokan, Namun Okupansi Hotel Justru Anjlok 25 Persen

Hotel
Tol Serpong-Balaraja Tuntas Jalani Uji Laik Fungsi dan Uji Laik Operasi

Tol Serpong-Balaraja Tuntas Jalani Uji Laik Fungsi dan Uji Laik Operasi

Berita
Bertolak ke Nias, Jokowi Tinjau Infrastruktur Jembatan dan Jalan Nasional

Bertolak ke Nias, Jokowi Tinjau Infrastruktur Jembatan dan Jalan Nasional

Berita
[POPULER PROPERTI] Segini Jatah KPR Subsidi yang Diguyur Pemerintah Tahun 2022

[POPULER PROPERTI] Segini Jatah KPR Subsidi yang Diguyur Pemerintah Tahun 2022

Berita
YCH dan Pelindo Berkolaborasi Hadirkan Smart Growth Connect di Indonesia

YCH dan Pelindo Berkolaborasi Hadirkan Smart Growth Connect di Indonesia

Berita
Gaet Inggris, Indonesia Kembangkan Transportasi Rendah Karbon, Ini Daftarnya

Gaet Inggris, Indonesia Kembangkan Transportasi Rendah Karbon, Ini Daftarnya

Berita
Resmi! China Investasi Rp 44,8 Triliun ke Dana Kekayaan Indonesia

Resmi! China Investasi Rp 44,8 Triliun ke Dana Kekayaan Indonesia

Berita
Per 4 Juli, Realisasi FLPP Rp 11,27 Triliun Biayai Lebih dari 100.000 Rumah

Per 4 Juli, Realisasi FLPP Rp 11,27 Triliun Biayai Lebih dari 100.000 Rumah

Berita
Hotel di Las Vegas Sediakan Layanan VR Konten Dewasa Bagi Tamu

Hotel di Las Vegas Sediakan Layanan VR Konten Dewasa Bagi Tamu

Hotel
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.