Klaster Burgundy diawarkan sebagai hunian dengan ukuran 80x20 meter seharga mulai dari Rp 500 jutaan.
Bahkan, klaster Burgundy menempel langsung dengan Grand Transit Oriented Development (TOD) sebagai pusat Kota Podomoro Tenjo.
Sementara Klaster Kalamentapuri merupakan hunian terjangkau yang dijual mulai dari Rp 200 juta.
Assistant Vice President Marketing Kota Podomoro Tenjo Zaldy Wihardja mengatakan, kedua klaster ini dirancang dengan konsep rumah tapak plus area hijau luas untuk mendukung gaya hidup sehat penghuni.
"Sama seperti penjualan klaster sebelumnya, kami yakin Burgundy dan Kalamentapuri akan diminati masyarakat yang memang selalu membutuhkan rumah, baik untuk tempat tinggal maupun investasi masa depan,” ujar Zaldy dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (29/3/2021).
Lokasi klaster di Kota Podomoro Tenjo berada di wilayah berbatasan langsung dengan tiga wilayah yakni Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Menurut Zaldy, letak strategis ini mendukung Kota Podomoro Tenjo memiliki akses baik, apalagi dengan adanya pembangunan grand TOD yang mendukung mobilitas masyarakat.
Kota Podomoro Tenjo juga dekat dengan Tol Serpong-Balaraja dan akan terhubung dengan Stasiun Tigaraksa untuk akses kereta rel listrik Jabodetabek.
“Kami sudah memikirkan sejak awal, TOD ini akan sangat memudahkan dan mendukung mobilitas masyarakat yang tinggal di Kota Podomoro Tenjo, khususnya bagi mereka yang berusia produktif," ucap Zaldy.
Pembelian hunian di Kota Podomoro Tenjo dapat dilakukan secara tunai maupun sistem kredit pemilikan rumah (KPR).
Agung Podomoro Group memberikan kemudahan pembelian properti di Kota Podomoro Tenjo lewat program Spektakuler Bonus yakni DP 0 persen dan angsuran mulai Rp 1,6 Jutaan sejak Maret-Agustus 2021.
https://properti.kompas.com/read/2021/03/29/170000221/rilis-dua-klaster-di-kota-podomoro-tenjo-agung-podomoro-tawarkan-dp-0