Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Akibat Corona, Sewa Pusat Belanja di Jakarta Bakal Lebih Murah

Karenanya banyak mal di Jakarta yang semakin kesulitan untuk beroperasi. Bahkan, tak sedikit di antara mal tersebut yang tutup dan tak lagi membuka operasinya.

"Ritel merupakan salah satu sektor yang paling terdampak akibat pembatasan sosial yang diberlakukan karena pandemi," kata Direktur Riset dan Investasi Leads Property Indonesia Kazim Ali Bokhari dalam laporannya yang diterima Kompas.com, Kamis (24/12/2020).

Kazim menuturkan, pandemi Covid-19 telah mengubah lanskap penyewa ruang ritel serta memengaruhi perilaku belanja masyarakat.

Oleh karena itu ada kemungkinan sektor ini akan pulih dalam waktu yang lebih panjang secara perlahan dan bertahap untuk dapat kembali ke posisi pra-pandemi.

Tahun 2021, pemilik pusat belanja akan memberikan sejumlah kemudahan untuk peritel atau penyewa sehingga tetap dapat membuka usahanya.

"Mereka akan terus memberikan insentif kepada penyewa seperti diskon sewa, pembayaran yang ditangguhkan atau bahkan bebas sewa, tergantung pada kinerja keuangan dari penyewa," kata Kazim.

Selain itu, akan ada skema baru yang diterapkan terhadap penyewa. Salah satu kemungkinannya adalah skema bagi hasil.

Tingkat hunian turun

Kazim memprediksi, pada tahun depan tingkat hunian pasar ritel di Jakarta akan terus menurun yang dipicu tambahan pasokan baru.

Penurunan tingkat hunian akan menjadi 87,3 persen dibandingkan tahun ini yang mencapai 89,2 persen.

Sementara harga rata-rata sewa menjadi Rp 850.000 per meter persegi atau lebih murah dibandingkan pada tahun 2020 yang mencapai angka Rp 863.000 per meter persegi.

Terlebih beberapa penyewa ruang ritel diperkirakan akan menutup gerainya karena omzet berkurang, serta cenderung menahan rencana ekspansi akibat pandemi.

"Jadi banyak industri ritel melakukan perubahan pasar. Penjualan melalui platform online seperti e-commerce akan lebih diadopsi untuk bertahan," imbuh Kazim.

https://properti.kompas.com/read/2020/12/30/110000321/akibat-corona-sewa-pusat-belanja-di-jakarta-bakal-lebih-murah-

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar