Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Melongok Kesiapan Pelabuhan di Sumut Menyambut Pemudik dan Pelancong

Tinjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan dan kelayakan pelabuhan dan armada menghadapi pemudik dan pelancong.

Kedua pelabuhan yang dikunjungi adalah Tigaras di Kabupaten Simalungun dan Simanindo di Kabupaten Samosir.

Intensitas kedua pelabuhan ini cukup tinggi saat hari-hari besar. Renovasi yang sedang berlangsung, menurut Sabrina, akan sedikit membuat tidak nyaman para pengguna, karena  pelabuhan tetap beroperasi seperti biasa.

Dia juga memeriksa dua kapal feri yang beroperasi di dua pelabuhan tersebut, KMP Sumut 1 dan KMP 2. Saat ini yang beroperasi hanya KMP Sumut 1 karena kapal yang satu lagi masih dalam tahap renovasi.

Kesiapan feri dinilai sudah baik. Sabrina lihat keamanannya juga sudah terpenuhi seperti life jacket, sekoci dan lainnya.

"Saat ini KMP Sumut 2 sedang direnovasi dan sudah 97 persen, tinggal finishing. Mudah-mudahan selesai segera dan bisa kita gunakan pada Natal dan Tahun Baru," kata Sabrina dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/12/2020).

Walau begitu, Sabrina mengimbau masyarakat tidak mudik pada akhir tahun untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Masyarakat pun diminta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas.

"Kalau tak perlu kali, tak usah mudik. Bila harus, disiplin 3M untuk memastikan kita tidak membawa Covid-19 ke kampung halaman," ucapnya.

Untuk melengkapi pelayanan di pelabuhan, Bank Sumut berkolaborasi dengan Pembangunan Prasarana Sumut (PPSU) dan Kementerian Perhubungan meluncurkan pembayaran digitial untuk penyeberangan Tigaras-Simanindo.

Menurut Direktur Pemasaran Bank Sumut Hadi Sucipto ada dua tipe pembayaran yang diluncurkan yaitu e-money dan e-wallet.

Hadi bilang, masyarakat bisa menggunakan e-wallet seperti OVO, Dana, GoPay, LinkAja dan lainnya untuk pembayaran tiket penyeberangan.

Sementara e-money, selain untuk membayar tiket penyeberangan juga bisa digunakan menjadi e-toll, parkir bandara dan belanja. 

"Kalau e-wallet, tinggal pindai barcode yang ada di pelabuhan dan lakukan pembayaran. Ini untuk mengurangi penggunaan cash dan tentunya pemasukan untuk tiket bisa lebih terpantau," sambung Hadi.

Komisaris PPSU Hendra Suryadi menimpali, pihaknya sedang berupaya meningkatkan pelayanan di feri bekerja sama dengan Kemenhub dan Bank Sumut.

Selain pembayaran digital, juga sedang membenahi KMP Sumut 2 agar lebih memberikan kenyamanan prima kepada masyarakat. 

"Pelabuhan ini sangat potensial, jadi perlu dikembangkan secara maksimal. Selanjutnya, tentu pelabuhan-pelabuhan lain," kata Hendra.

Jamin kenyamanan penumpang

Peningkatan penumpang diprediksi naik pada Nataru dibanding bulan sebelumnya, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) 1 atau Pelindo 1 menyediakan sarana dan fasilitas.

Kemudian, sistem koordinasi dan monitoring dengan protokol kesehatan (prokes) untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di sepuluh terminal penumpang yang dikelola. 

Direktur Operasi dan Komersial Pelindo 1 Ridwan Sani Siregar mengatakan, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa kepelabuhanan.

Pelindo 1 tidak akan bosan mengajak masyarakat, khususnya para calon penumpang untuk terus menegakkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 dengan aman, iman dan imun. 

"Kami berharap perjalanan Anda aman, nyaman dan selamat sampai tujuan,” kata Ridwan dalam siaran persnya, Rabu (23/12/2020).

Sebagai penyedia jasa kepelabuhanan di Sumatera bagian Utara, Pelindo 1 mengelola sepuluh terminal penumpang di Sumatera Utara, Riau dan Kepri yang melayani hingga 5,4 juta penumpang setiap tahun. Lima di antaranya melayani rute penumpang internasional.

Kesepuluh terminal penumpang tersebut adalah Terminal Penumpang Bandar Deli di Belawan, Terminal Penumpang Gunungsitoli di Pulau Nias, dan Terminal Penumpang Teluk Nibung di Tanjung Balai Asahan.

Selanjutnya, Terminal Penumpang Sibolga, Terminal Penumpang Dumai, Terminal Penumpang Sri Bintan Pura dan Terminal Penumpang Sei Kolak Kijang di Tanjungpinang.

Kemudian Terminal Penumpang Tanjung Balai Karimun, Terminal Penumpang Selat Panjang di Kepulauan Meranti dan Terminal Penumpang Tembilahan.

Ridwan menjelaskan, guna menjamin kenyamanan perjalanan penumpang, terminal penumpang yang mereka kelola telah dilengkapi berbagai sarana dan fasilitas berstandar internasional.

Sebut saja garbarata, check-in counter, auto gate, waiting room VIP, waiting room ekonomi, sky bridge dan tempat parkir.

Selain itu, disediakan pula berbagai sarana dan fasilitas pendukung seperti ruang bermain, ruang ibadah, ruang laktasi, ruang merokok, kafetaria hingga convenience store. 

Memaksimalkan dukungan teknologi informasi untuk semakin meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan di terminal penumpang seperti layanan E-Berthing, E-Pass (2018) dan E-Ticketing (2019) di Terminal Penumpang Sri Bintan Pura, Tanjung Pinang.

Terdapat pula layanan E-Pass di Terminal Penumpang Tanjung Balai Karimun yang pembayaran pas pelabuhan sudah dapat menggunakan uang elektronik terhitung mulai 17 Desember 2020.

Untuk memastikan kelancaran angkutan penumpang pada libur Nataru tahun ini, dibentuk posko bersama yang dikoordinasi otoritas pelabuhan-KSOP setempat.

Tugasnya memantau kegiatan embarkasi dan debarkasi, bongkar muat barang, koordinasi dengan pihak-pihak terkait, kegiatan pusat pengendalian trafik dan sebagai pusat informasi dan pelaporan. 

Posko bersama melibatkan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), karantina, imigrasi, bea cukai, otoritas pelabuhan-KSOP, syahbandar dan Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3). 

"Pelayanan penumpang beroperasi 24 jam selama nataru mulai 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021,” kata VP Public Relations Pelindo 1, Fiona Sari Utami.

https://properti.kompas.com/read/2020/12/23/195733821/melongok-kesiapan-pelabuhan-di-sumut-menyambut-pemudik-dan-pelancong

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar