Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Sunrise Properti Bali Ada di Kabupaten Tabanan

Jalan tol kedua di Bali setelah Tol Bali Mandara tersebut dibangun untuk mendukung pengembangan wilayah di Bali bagian Barat.

Hal ini terutama peningkatan konektivitas dari Pelabuhan Gilimanuk hingga ke Metropolitan Sarbagita yang kerap mengalami kemacetan.

Pembangunan ruas tol ini sangat diperlukan untuk meningkatkan mobilisasi masyarakat, memperlancar angkutan logistik, dan juga sebagai jalur wisata.

Dirancang sepanjang 95 kilometer, jalan bebas hambatan ini dalam tahap pertama akan menghubungkan kawasan Pekutatan-Soka.

Tahap kedua akan dilanjutkan dari Soka-Mengwi lalu tahap ketiga dari Gilimanuk-Pekutatan.

Pembangunan direncanakan pada kuartal ketiga tahun 2021 dan selesai pada kuartal keempat tahun 2022.

Ketua DPD REI Bali I Gede Suardita menuturkan, kalangan pelaku usaha dan investor properti menunjukkan minat luar biasa terhadap rencana pembangunan jalan bebas hambatan ini.

Selain akan menumbuhkan kawasan-kawasan pertumbuhan ekonomi baru, juga dapat memperlancar aktivitas masyarakat di Tabanan, khususnya.

Selain itu juga dapat mendorong industri pariwisata sebagai sektor andalan perekonomian Bali akan bangkit lebih cepat.

"Tabanan akan menjadi kawasan pertumbuhan baru, sunrise untuk sektor properti. Harga lahannya masih relatif lebih rendah dibanding kawasan lainnya seperti Jimbaran, Denpasar, Kuta, Legian, Nusa Dua," tutur Gede menjawab Kompas.com, Jumat (11/12/2020).

Menurut Gede, saat ini harga rata-rata lahan di Kabupaten Tabanan masih sekitar Rp 500.000 per meter persegi. Meski bukan yang termurah di Bali, namun menjadikan Tabanan lebih kompetitif.

Potensi bagi pengembangan hunian dengan konsep rumah tinggal, vila, dan hotel komersial juga terbuka lebar.

Rumah-rumah dengan harga subsidi mulai dari Rp 168 juta hingga menengah ke atas sekitar Rp 500 juta-Rp 1 miliar diminati pasar.

Contohnya saja perumahan yang dikembangkan PT Bumi Cempaka Asri (BCA) yakni BCA Land Kerambitan.

Rumah subsidi sejumlah 645 unit ini mengalami lonjakan penjualan pasca pemerintah mengumumkan rencana pembangunan jalan tol tersebut.

Berbeda dengan BCA Land, Ciputra Beach Resorts merupakan perumahan yang ditujukan untuk pasar atas atau mewah.

Peluncuran klaster ini, menyusul keberhasilan dua klaster sebelumnya yakni Nivata dan Sadana sejumlah 300 unit yang hanya menyisakan 6 unit.

Resvara dikembangkan di atas lahan seluas 7,2 hektar yang berada di timur kawasan Ciputra Beach Resorts.

Klaster anyar ini akan mencakup 190 unit dalam dua tipe Askana seukuran 7 x 15 meter persegi dan tipe Svana berdimensi 10 x 20 meter persegi.

Selain rumah, Ciputra Group juga menawarkan kavling Askana dan Svana dengan masing-masing luas 7 x 15 meter persegi dan 10 x 20 meter persegi.

Komposisi antara hunian dan kavling ini sekitar 55 persen berbanding 45 persen. Adapun harga yang dipatok untuk hunian dan kavling ini mulai dari Rp 2,3 miliar hingga Rp 4,4 miliar.

General Marketing Ciputra Group Andreas Raditya menuturkan, pasar rumah mewah di Bali terus menunjukkan pemulihan.

Hal ini ditandai dengan meningkatnya permintaan secara signifikan. Terutama pada klaster Nivata yang November lalu masih menyisakan 8 unit, kini hanya 6 unit.

Terlebih, Bali merupakan destinasi wisata favorit nomor satu dunia dan kawasan investasi properti yang menjanjikan.

Pada tahun 2019 lalu, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 16,3 juta orang. Angka ini meningkat dari sebelumnya 15 juta orang.

Raditya sepakat, Tabanan merupakan kawasan sunrise untuk sektor properti. Pasalnya, pengembangan hunian dan properti komersial belum semasif kawasan lainnya.

Khusus untuk properti mewah dalam konsep pengembangan perumahan, Raditya mengklaim Ciputra Beach Resorts merupakan pemain tunggal.

"Jadi, Tabanan merupakan kawasan yang sangat potensial untuk dikembangkan lebih lanjut," tuntas Raditya.

https://properti.kompas.com/read/2020/12/13/120441921/sunrise-properti-bali-ada-di-kabupaten-tabanan

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar