Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Harga Sewa Apartemen Anjlok, Anak Muda Amerika Serbu Manhattan

Karena pandemi, banyak warga yang berbondong pindah dan mencari tempat yang lebih murah di pelosok pedesaan.

Tak heran, biaya hidup di perkotaan Amerika memang terbilang cukup tinggi. Termasuk harga sewa dan penjualan apartemen untuk kebutuhan tempat tinggal.

Di tengah anjloknya harga pasar sewa dan penjualan apartemen saat ini, berbondong-bondong anak muda yang justru memanfaatkan momen tersebut untuk kembali ke Kota Manhattan.

Penurunan besar dalam harga sewa perumahan dan apartemen ini tampaknya menarik bagi penyewa baru yang lebih muda untuk kembali ke kota.

Berdasarkan laporan Douglas Elliman dan Miller Samuel, data sewa baru di Manhattan pada Oktober 2020 lalu meningkat sebanyak 33 persen. Angka itu tertinggi selama 12 tahun.

Sebelumnya diketahui tipikal penyewaan apartemen di Manhattan yang memberikan diskon cukup besar saja rata-rata turun 19 persen dari tahun lalu atau turun 2.868 dollar AS (Rp 405,5 miliar).

Untuk apartemen yang lebih kecil, yang melayani penyewa yang lebih muda, turun paling banyak.

Sementara harga apartemen studio pun merosot 21 persen, dan harga apartemen satu kamar bergeser 19 persen.

“Saya pikir kita berada pada titik kritis di mana konsumen mulai kembali ke kota,” kata CEO Miller Samuel Jonathan Miller,

Real estat Manhattan masih menghadapi tantangan yang cukup besar. Ada 16.145 apartemen yang kosong dan tidak laku disewa di bulan Oktober. Angkat tersebut tertinggi sepanjang masa.

Tingkat kekosongan, yang biasanya berkisar sekitar 2 persen, sekarang lebih dari 6 persen.

Semua apartemen kosong itu berarti tuan tanah harus terus menurunkan harga sewa dan menawarkan insentif untuk memikat orang kembali ke kota.

Rata-rata, pemilik apartemen menawarkan lebih dari dua bulan sewa gratis, dan lebih dari 60 persen sewa baru di bulan Oktober itu memiliki beberapa bentuk insentif atau diskon.

Sementara itu sejumlah broker real estate di Amerika mengatakan tingginya kembali penjualan apartemen di Manhattan dikarenakan pengaruh ramainya berita terbaru tentang munculnya vaksin Covid-19.

Meski demikian, dalam waktu dekat Kota Manhattan masih akan mengalami musim dingin yang sulit dengan lebih banyak kasus Covid-19.

Karenanya banyak perusahaan yang masih tetap menerapkan WHF bagi pekerjanya dan membiarkan pekerja untuk berada jauh dari kota tersebut.

Tak hanya Manhattan, New York saat ini tengah menghadapi tingkat pengangguran yang cukup tinggi dan lubang anggaran bernilai miliaran dolar.

Harga sewa rata-rata untuk apartemen satu kamar tidur di New York bahkan masih di atas 3.200 dollar AS atau lebih dari dua kali rata-rata nasional.

Karenanya, Manhattan masih jauh dari terjangkau bagi banyak penyewa muda. Namun, para ahli mengatakan kenaikan Oktober dapat memulai pemulihan yang lama dan lambat untuk pasar real estat terbesar di negara itu.

https://properti.kompas.com/read/2020/11/14/120000621/harga-sewa-apartemen-anjlok-anak-muda-amerika-serbu-manhattan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar