Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Program KOTAKU Tuntas November, Kendari Tambah Destinasi Wisata Bahari

Program KOTAKU di dua kawasan ini menelan anggaran senilai Rp 39,91 miliar yang dikerjakan kontraktor lokal yakni PT Karya Syarnis Pratama dan PT Indo Penta Bumi Permai.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tenggara Mustaba menuturkan, pekerjaan program KOTAKU dilakukan sejak September Tahun 2019.

Saat ini konstruksi fisiknya sudah mencapai mencapai 91,6 persen dengan rincian kawasan Bungkutoko 90,39 persen dan kawasan Petoaha 92,93 persen.

Sisa pekerjaan lainnya merupakan konstribusi Pemerintah Kota Kendari yakni penanaman pohon, rumput, dan pemeliharaan.

"Sementara anggaran yang terserap sudah mencapai 93 persen. Kami menargetkan keseluruhan konstruksi fisik rampung pada November 2020," ujar Mustaba menjawab Kompas.com, Kamis (22/10/2020).

Mustaba melanjutkan, Program KOTAKU di dua kawasan ini mencakup area seluas 31 hektar yang bersifat kontraktual.

"Ini sebenarnya kontraktual. Namun, saat pandmei Covid-19 seperti sekarang, kami alihkan menajdi padat karya dengan melibatkan tenaga kerja lokal sebanyak 100 orang," imbuh Mustaba.

Lingkup pekerjaan program KOTAKU di kawasan Bungkutoko adalah penataan ruang terbuka hijau, pembangunan jalan lingkungan 245 meter, pembangunan jalan water front  697,16 meter, drainase 1.145,66 meter, reiling water front city 1.516 meter, dan tambatan perahu 3 unit.

Kemudian pembangunan deker plat lima unit, jalan titian karamba 320 meter, pipa PVC tipe RRJ ∅ 3” 1.180 meter, pipa PVC Type RRJ ∅ 4” 5.028 meter, gerbang, instalasi hidran 3 unit, TPS3R, dan pembuatan area duduk 4 unit.

Sementara lingkup kegiatan di kawasan Petoaha menyangkut pembangunan ruang terbuka hijau, peningkatan jalan lingkungan aspal 667 meter, tambatan perahu 4 unit, rekonstruksi jalan lingkungan pving 568 meter, jalan lingkungan paving blok warna 199 meter, rehabilitasi jalan setapak 72 meter dan jalan water front 645 meter.

Selanjutnya area duduk 5 unit, duiker plat 9 unit, saluran 75 meter, jalan pedestrian 428 meter, gerbang, septick tank komunal 40 unit, dan instalasi hidran 5 unit.

Adapun serah terima kepada Pemkot Kendari dilakukan setelah enam bulan pengelolaan oleh BPPW.

Mustaba mengharapkan, Kawasan Bungkutoko dan Petoaha akan menjadi destinasi wisata baru yang bersifat bahari di Kendari.

Warga bisa memanfaatkan fasilitas ruang publik ini sebagai spot swafoto, dan area bermain untuk anak dan keluarga.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S Atmawdijaja, menilai inisiatif BPPW merupakan hal yang baik bagi pertumbuhan sebuah kota.

Karena jika kotanya maju, kebutuhan dan tuntutan masyarakatnya juga semakin banyak dan kompleks. Tidak hanya kebutuhan dasar, juga sekunder dan tersier.

Salah satu tuntutan masyarakat seiring modernisasi adalah rumah sehat, lingkungan berkualitas, dan tertata rapi, dilengkapi dengan jaringan air bersih dan pengolahan limbah.

"Program KOTAKU di dua kawasan ini bertujuan untuk menciptakan ruang kehidupan yang lebih baik dan berkualitas," kata Endra.

KOTAKU sendiri merupakan program prioritas Kementerian PUPR yang skala pekerjaannya lebih kecil.

Menariknya, kata Endra, meski volume pekerjaannya relatif kecil dan dikerjakan oleh konraktor lokal, namun kualitasnya bagus.

"Yang paling penting adalah pemeliharaannya. Karena ruang publik ini harus bersih, nyaman, dan rindang," ucap Endra.

https://properti.kompas.com/read/2020/10/22/145505421/program-kotaku-tuntas-november-kendari-tambah-destinasi-wisata-bahari

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar