Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Permainan Geometri Bikin Arsitektur Rumah Minimalis Ini Makin Menarik

Arsitek perancang dari Aaksen Responsible Aarchitecture, bermain dengan bentuk-bentuk geometris.

Struktur bangunan yang menjulang tinggi inilah yang mencuri perhatian dan menjadi identitas rumah.

Rumah minimalis kontemporer dengan fasad yang unik ini berdiri di atas lahan seluas 162 meter persegi.

Rumah bertajuk “Vinyasa House,” ini memiliki desain bernuansa earthy dan hangat yang cocok untuk keluarga urban yang suka dengan suasana natural.

Tertarik untuk melihatnya? Begini detailnya:

1. Rumah Minimalis Kontemporer dengan Fasad Geometris Menjulang Tinggi

Fasad rumah minimalis kontemporer ini tampak lebih lebar. Kesan itu diperoleh dari garasi yang didesain menjadi satu kesatuan dengan bangunan utama.

Garasi sama sekali tak tampak terpisah atau sebagai bangunan tambahan. Konsep desain garasi yang menyatu seperti ini tentu berbeda dengan rumah-rumah pada umumnya, bukan?

Sementara itu, sentuhan kusen berwarna gelap pada fasad telah berhasil menciptakan sentuhan mewah yang elegan.

Tak hanya mempertimbangkan faktor estetis semata, perancangan fasad rupanya juga memperhitungkan pencahayaan dan ventilasi.

Struktur bangunan utama dibuat menghadap ke timur, menghalangi panasnya sinar matahari dari arah barat.

Efeknya, ruangan-ruangan di dalam rumah lebih sejuk dan minim penggunaan air conditioner.

Sedangkan, bukaan-bukaan yang dibuat di bagian atas dan samping rumah mampu mempertahankan sirkulasi udara tetap terjaga dengan baik.

2. Sekat Minimal Ciptakan Ruangan Lebih Luas

Mengusung konsep open space, ruang keluarga, ruang makan, dan ruang kerja berada di area yang sama tanpa penggunaan sekat sebagai pemisah.

Tentu saja, area yang sudah luas pun terasa semakin luas dan lapang. Para penghuni rumah pun leluasa beraktivitas pada ruangan yang berbeda, tetapi tetap saling terhubung.

3. Skylight yang Membuat Cahaya Alami Berlimpah

Cahaya matahari menjadi penerang alami di siang hari yang membawa energi positif bagi penghuni rumah.

Bagi anggota keluarga yang berada di ruang kerja, cahaya matahari dari skylight bisa membantu relaksasi diri saat stres melanda dalam pekerjaan.

Keduanya hanya dipisahkan dengan dinding dan pintu dari material kaca bening.

Tentu saja penggunaan material kaca besar membuat area open space memiliki pemandangan yang semakin luas dan sejuk.

4. Teras Belakang Bernuansa Vila Tropis

Karena letaknya yang tersembunyi, teras belakang menjadi area pribadi bagi penghuni.

Kondisi ini pula yang membuat kamar tidur dirancang menghadap ke teras belakang.

Begitu pula dengan area open space tadi yang berfungsi sebagai ruang keluarga, ruang makan, dan ruang kerja.

Beralaskan dek papan kayu yang disusun rapi, teras belakang menjadi tempat tersembunyi yang sejuk dan menyenangkan seperti di vila tropis.

Papan-papan kayu berwarna natural berpadu cantik dengan dinding beton putih, dinding kaca bening, kusen warna hitam yang kontras, serta beberapa tanaman hijau yang tak berlebihan.

Para penghuni rumah bisa menikmati semua unsur alam dengan privasi yang terjaga. Pada pagi hari, teras menyediakan tempat favorit untuk berjemur.

Sedangkan, pada malam hari, tambahan pencahayaan yang dramatis semakin mendukung terciptanya kemewahan suasana yang intim.

Jadikan Vinyasa House sebagai inspirasi untuk Anda yang ingin memiliki hunian minimalis bernuansa hangat dan natural.

Rumah minimalis kontemporer ini memiliki desain bangunan dinamis yang memperhatikan pencahayaan dan ventilasi.

Vinyasa House menawarkan hunian yang berfungsi pula sebagai tempat untuk relaksasi, pemulihan, dan sekaligus natural space. Tertarik memiliki hunian seperti
ini?

https://properti.kompas.com/read/2020/10/17/070000821/permainan-geometri-bikin-arsitektur-rumah-minimalis-ini-makin-menarik

Terkini Lainnya

Investasi Sektor Properti Tembus Rp 34,6 Triliun di Triwulan III 2026
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 34,6 Triliun di Triwulan III 2026
Berita
Bukan Sekadar Hiasan, Ini Makna Wuwungan pada Rumah Tradisional Jawa
Bukan Sekadar Hiasan, Ini Makna Wuwungan pada Rumah Tradisional Jawa
Arsitektur
Ritel dan Hotel Melonjak, Recurring Income Pakuwon Tembus Rp 4,44 Triliun
Ritel dan Hotel Melonjak, Recurring Income Pakuwon Tembus Rp 4,44 Triliun
Berita
Penyaluran FLPP Capai 194.360 Unit hingga Oktober 2026, Total Rp 24,22 Triliun
Penyaluran FLPP Capai 194.360 Unit hingga Oktober 2026, Total Rp 24,22 Triliun
Berita
Tanah Warisan Masih Girik? Lurah Bisa Bantu Telusuri Riwayatnya
Tanah Warisan Masih Girik? Lurah Bisa Bantu Telusuri Riwayatnya
Tips Properti
Sebelum ke BPN, Pemilik Tanah Perlu Urus Dokumen Ini Lewat Lurah
Sebelum ke BPN, Pemilik Tanah Perlu Urus Dokumen Ini Lewat Lurah
Tips Properti
Mengenal Wuwungan, Hiasan Unik pada Atap Rumah Orang Jawa
Mengenal Wuwungan, Hiasan Unik pada Atap Rumah Orang Jawa
Arsitektur
Siapa Pemilik 3.116 Kilometer Jalan Tol Indonesia? Ini Petanya
Siapa Pemilik 3.116 Kilometer Jalan Tol Indonesia? Ini Petanya
Berita
Kuasai 42 Persen Market Share, Jasa Marga Masih Raja Jalan Tol Indonesia
Kuasai 42 Persen Market Share, Jasa Marga Masih Raja Jalan Tol Indonesia
Berita
Simpan Girik Puluhan Tahun Tapi Belum Sertifikat? Ini Bahaya dan Solusinya
Simpan Girik Puluhan Tahun Tapi Belum Sertifikat? Ini Bahaya dan Solusinya
Tips Properti
Pinjam KUR Perumahan di Bawah Rp 100 Juta Tak Perlu Jaminan
Pinjam KUR Perumahan di Bawah Rp 100 Juta Tak Perlu Jaminan
Berita
Awas Tanah Anda Diincar Orang! Segera Petakan Sendiri Lewat HP
Awas Tanah Anda Diincar Orang! Segera Petakan Sendiri Lewat HP
Tips Properti
Mundur 10 Tahun, Akankah Janji Indonesia Bebas ODOL 2027 Terealisasi?
Mundur 10 Tahun, Akankah Janji Indonesia Bebas ODOL 2027 Terealisasi?
Berita
Neverland Ranch, Rumah Michael Jackson yang MIrip Dunia Fantasi
Neverland Ranch, Rumah Michael Jackson yang MIrip Dunia Fantasi
Arsitektur
Banyak yang Belum Tahu: Bayar PBB Bertahun-tahun Tak Bikin Anda Jadi Pemilik Sah Tanah
Banyak yang Belum Tahu: Bayar PBB Bertahun-tahun Tak Bikin Anda Jadi Pemilik Sah Tanah
Tips Properti
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar