Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Manisnya Rumah Skandinavian Minimalis, Ada Tanaman di Tiap Sudutnya

Selain melakukan perubahan denah hingga renovasi, menambahkan dekorasi tanaman hijau pun bakal ampuh memperbarui suasana lebih segar dan cerah.

Sebagai inspirasi, kali ini Anda akan diajak menyimak sebuah rumah Skandinavian minimalis di daerah Jakarta Selatan.

Tepatnya berada di kawasan Lebak Bulus, Cilandak, hunian cantik satu ini memadukan desain ala Skandinavian yang simpel, dengan aneka tanaman hijau di dalamnya.

Uniknya, elemen tanaman dihadirkan secara maksimal dengan konsep yang tertata rapi.

Penasaran seperti apa suasananya?

1. Perpaduan antara Estetika dengan Fungsi

Penampakan rumah terlihat jelas memiliki garis-garis simpel nan bersih. Tidak hanya tampak cantik, setiap bagian rumah juga terasa fungsional.

Ruang-ruang diatur sedemikian rupa dengan skema warna yang kental dengan nuansa Skandinavia.

Namun, rancangan ini tak lantas membuatnya jadi tampil monoton. Perpaduannya justru menghadirkan kesan mewah dan intim.

Di sisi lain, keberadaan warna-warna cerah di beberapa bagian rumah menghadirkan kontras yang membuat suasana jadi terasa semakin hidup.

2. Dominasi Perabotan Kayu

Rak televisi ini contohnya, tampil cantik sekaligus menonjol di atas dinding putih yang bersih. Beberapa perabotan lain pun didominasi oleh material serupa dengan palet warna yang mirip.

Perabotan berwarna oranye yang tertata di rak tampil menonjol sekaligus mempermanis suasana di dapur.

Rak model terbuka tanpa pintu tak hanya memudahkan dalam menjangkau benda, namun juga menjadi rak pajang di saat yang bersamaan.

3. Tanaman Hijau sebagai highlight

Anda dapat melihatnya dari pot-pot besar yang tersebar, mulai dari pintu masuk hingga beberapa sudut dalam ruang.

Perpaduan pot tanaman dengan material kayu dari rak menghasilkan dekorasi yang tampil semakin natural.

Perancang sudah menyediakan dinding transparan yang memungkinkan para penghuninya langsung melihat ke luar.

Beragam jenis tanaman hijau yang tumbuh di area outdoor akan menjadi penyegar suasana di siang hari. Tidak hanya itu, cahaya alami pun dapat masuk dengan mudah ke dalam rumah.

Memberikan “energi” tambahan bagi tanaman-tanaman yang ada di dalam agar tumbuh sehat.

4. Kamar Tidur yang Tak Kalah Nyaman

Sebagai ruangan yang paling pribadi, kamar tidur biasanya mendapatkan sentuhan khusus yang membuatnya istimewa.

Tidak terkecuali pada kamar tidur di rumah yang menitikberatkan desain interior Skandinavian simpel ini. 

Rancangan kamar tidur menawarkan pengalaman tidur yang nyaman dan menenangkan.

Konsep dinding kaca dengan pemandangan tanaman outdoor berkesinambungan dengan pemandangan yang ditemukan di ruangan sebelumnya.

Membentuk kesan lapang yang dihasilkan dari integrasi antarruang satu sama lain. Meski
baru membayangkannya saja, sudah bikin betah, ya?

Meletakkan tanaman hias di dalam rumah sebenarnya bukan sekadar untuk tujuan estetika semata.

Selain bisa menjadi sumber oksigen yang menyegarkan udara, beberapa jenis tanaman bahkan dianggap ampuh membersihkan udara.

Apapun tujuannya, selama Anda menerapkan konsep sesuai kebutuhan, tanaman hijau akan memberikan nuansa berbeda dan membuat lingkungan terasa lebih sehat dan menyenangkan.

https://properti.kompas.com/read/2020/09/25/192428421/manisnya-rumah-skandinavian-minimalis-ada-tanaman-di-tiap-sudutnya

Terkini Lainnya

Investasi Sektor Properti Tembus Rp 34,6 Triliun di Triwulan III 2026
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 34,6 Triliun di Triwulan III 2026
Berita
Bukan Sekadar Hiasan, Ini Makna Wuwungan pada Rumah Tradisional Jawa
Bukan Sekadar Hiasan, Ini Makna Wuwungan pada Rumah Tradisional Jawa
Arsitektur
Ritel dan Hotel Melonjak, Recurring Income Pakuwon Tembus Rp 4,44 Triliun
Ritel dan Hotel Melonjak, Recurring Income Pakuwon Tembus Rp 4,44 Triliun
Berita
Penyaluran FLPP Capai 194.360 Unit hingga Oktober 2026, Total Rp 24,22 Triliun
Penyaluran FLPP Capai 194.360 Unit hingga Oktober 2026, Total Rp 24,22 Triliun
Berita
Tanah Warisan Masih Girik? Lurah Bisa Bantu Telusuri Riwayatnya
Tanah Warisan Masih Girik? Lurah Bisa Bantu Telusuri Riwayatnya
Tips Properti
Sebelum ke BPN, Pemilik Tanah Perlu Urus Dokumen Ini Lewat Lurah
Sebelum ke BPN, Pemilik Tanah Perlu Urus Dokumen Ini Lewat Lurah
Tips Properti
Mengenal Wuwungan, Hiasan Unik pada Atap Rumah Orang Jawa
Mengenal Wuwungan, Hiasan Unik pada Atap Rumah Orang Jawa
Arsitektur
Siapa Pemilik 3.116 Kilometer Jalan Tol Indonesia? Ini Petanya
Siapa Pemilik 3.116 Kilometer Jalan Tol Indonesia? Ini Petanya
Berita
Kuasai 42 Persen Market Share, Jasa Marga Masih Raja Jalan Tol Indonesia
Kuasai 42 Persen Market Share, Jasa Marga Masih Raja Jalan Tol Indonesia
Berita
Simpan Girik Puluhan Tahun Tapi Belum Sertifikat? Ini Bahaya dan Solusinya
Simpan Girik Puluhan Tahun Tapi Belum Sertifikat? Ini Bahaya dan Solusinya
Tips Properti
Pinjam KUR Perumahan di Bawah Rp 100 Juta Tak Perlu Jaminan
Pinjam KUR Perumahan di Bawah Rp 100 Juta Tak Perlu Jaminan
Berita
Awas Tanah Anda Diincar Orang! Segera Petakan Sendiri Lewat HP
Awas Tanah Anda Diincar Orang! Segera Petakan Sendiri Lewat HP
Tips Properti
Mundur 10 Tahun, Akankah Janji Indonesia Bebas ODOL 2027 Terealisasi?
Mundur 10 Tahun, Akankah Janji Indonesia Bebas ODOL 2027 Terealisasi?
Berita
Neverland Ranch, Rumah Michael Jackson yang MIrip Dunia Fantasi
Neverland Ranch, Rumah Michael Jackson yang MIrip Dunia Fantasi
Arsitektur
Banyak yang Belum Tahu: Bayar PBB Bertahun-tahun Tak Bikin Anda Jadi Pemilik Sah Tanah
Banyak yang Belum Tahu: Bayar PBB Bertahun-tahun Tak Bikin Anda Jadi Pemilik Sah Tanah
Tips Properti
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar