Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Menurut Ahli, Ada 4 Trik Tak Biasa yang Bikin Ruang Tamu Jadi Mewah

Di tempat ini para tamu berkumpul, Anda juga dapat menghabiskan waktu istirahat atau mungkin menonton TV dan bercengkerama dengan keluarga.

Ruang tamu merupakan salah satu ruang pertama yang Anda lihat ketika memasuki rumah.

Apakah Anda ingin membuat ruang tamu terlihat mewah?

Tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam, Anda bahkan bisa merancang sendiri dengan mudah dan murah.

Melansir Realtor berikut empat trik untuk Anda jadikan acuan agar ruang tamu biasa menjadi lebih mewah:

1. Gunakan karpet ukuran besar

Karpet kecil membuat ruang tamu juga terlihat lebih sempit. Ahli Desain Christina Hoffman mengatakan, karpet yang lebih besar justru lebih murah daripada berukuran kecil.

"Ketika kamar Anda terasa lebih besar dan lebih luas karena karpet yang lebih besar, otomatis akan terasa lebih mahal," kata Hoffman.

Hoffman pun menyarankan agar memilih karpet yang terbuat dari karung goni yang dapat ditemukan di toko-toko perabot rumah dengan potongan harga.

"Mereka menawarkan tekstur yang luar biasa dan rasa yang membumi," jelas Hoffman.

2. Gunakan material metalik

Salah satu trik yang bisa Anda lakukan untuk membuat ruang tamu menjadi terlihat mewah yaitu dengan menggunakan aksen material metalik atau logam.

Contohnya jam logam, lampu logam, serta kaca yang juga terbuat dari logam. Cara sederhana ini dapat meningkatkan kesan mewah dalam sebuah ruangan.

"Menambahkan sedikit kemewahan dan kemewahan benar-benar dapat menambah faktor wow," Pemilik Summer Thornton Studio Summer Thornton.

3. Pastikan gorden menyentuh lantai

Perawatan jendela yang baik dapat menambah faktor mewah secara instan dalam sebuah ruangan.

Pastikan agar Anda memiliki gorden yang panjang hingga menyentuh lain. Ia menyarankan agar memilih gorden bergelombang.

Jika Anda belum punya dan ingin membeli, pastikan untuk mengukur jendela sebelum pergi ke toko.

Anda juga bisa membuatnya sendiri dengan harga murah, cukup ambil kain katun tipis tipis dan bawa ke penjahit.

"Anda punya tirai yang indah dan bergelombang dengan harga kurang dari 35 dollar AS atau sekitar Rp 400.000. Itu bisa dimaksimalkan," kata Hoffman.

4. Warna pintu dan interior dinding berbeda

Desainer Interior yang berbasis di Chicago Clare Barnes mengatakan, penting untuk Anda memperhatikan cat dinding interior dan pintu yang berbeda.

Sebagai contoh, pintu Anda bisa diaplikasikan dengan warna hitam. Sementara, dinding rumah menggunakan warna lembut.

Menurut Barnes, hal ini membuat ruang tamu tampak jauh lebih mewah dan sempurna.

"Ini dapat menambah minat pada ruang dan menyempurnakan detail arsitektural tersebut," tutur Barnes.

https://properti.kompas.com/read/2020/08/20/123000521/menurut-ahli-ada-4-trik-tak-biasa-yang-bikin-ruang-tamu-jadi-mewah

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar