Salin Artikel

Antisipasi Banjir Berulang, Pemerintah Bangun Tanggul di Luwu Utara

Ketiga sungai tersebut adalah Sungai Masamba, Sungai Rongkong, dan Sungai Radda (anak sungai Masamba).

Pekerjaan normalisasi sungai tersebut dilakukan menyusul penanganan banjir bandang di Sulawesi Utara pada Senin (13/7/2020).

Perlu diketahui, pekerjaan Sungai Radda telah dimulai sejak 30 Juli 2020 dengan total panjang sungai ditangani sepanjang 1.021 meter.

Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Adenan Rasyid mengatakan, pekerjaan di Sungai Radda juga diikuti dengan pembuatan geotextile atau tanggul di bagian kiri aliran sungai dengan struktur permanen.

Hingga 11 Agustus 2020, pekerjaan pembangunan tanggul tersebut sudah sepanjang 369 meter untuk layer 1, 192 meter untuk layer 2, 97 meter untuk layer 3, serta 69 meter untuk layer 4.

"Sebanyak 5 ekskavator dikerahkan untuk pekerjaan di Sungai Radda," kata Adenan seperti dikutip Kompas.com dari laman Kementerian PUPR, Kamis (13/8/2020).

Kemudian, di Sungai Masamba, pekerjaan tanggul sungai sementara sudah dikerjakan sepanjang 2.577 meter.

Pembangunan tanggul tersebut berada di sini kanan aliran sungai dengan struktur permanen yang sudah terpasang sepanjang 328 meter untuk layer 1, 208 meter untuk layer 2, dan 60 meter untuk layer.

Sebanyak 6 unit ekskavator, 1 unit buldozer, 5 unit dump truck  diturunkan untuk penggalian sedimen di Sungai Masamba.

Sementara, pekerjaan tanggul sementara juga dilakukan di Sunagi Rongkong pada bagian kanan aliran sungai seperti, struktur 396 meter terpasang untuk layer 1 dan 16,5 meter untuk layer 2.

Total 8 unit ekskavator dan 3 unit buldozer dikerahkan untuk penggalian sedimen Sungai Rongkong. Sementara, 2 unit ekskavator dikerangkan untuk pemasangan geotextile.

Dalam penanganan darurat, Kementerian PUPR juga didukung oleh PT Brantas Abipraya dan PT Hutama Karya yang juga sedang menangani pembangunan DI Baliase di dekat lokasi bencana sehingga memudahkan dalam memobilisasi alat berat dan personel.

Adapun banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan terjadi pada Senin (13/7/2020).

Penyebab terjadinya banjir karena air Sungai Masamba, Sungai Rongkong, dan Sungai Sadda meluap sebagai dari akibat curah hujan yang tinggi.

https://properti.kompas.com/read/2020/08/13/134704421/antisipasi-banjir-berulang-pemerintah-bangun-tanggul-di-luwu-utara

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Permintaan Meningkat, Ini 5 Pilihan Rumah Murah di Kota Semarang

Permintaan Meningkat, Ini 5 Pilihan Rumah Murah di Kota Semarang

Perumahan
Bagaimana Progres Pembangunan Jalan Tol  Binjai-Pangkalan Brandan?

Bagaimana Progres Pembangunan Jalan Tol Binjai-Pangkalan Brandan?

Konstruksi
 Gandeng China, Nepal Akan Bangun Jaringan Kereta Api Lintas Himalaya

Gandeng China, Nepal Akan Bangun Jaringan Kereta Api Lintas Himalaya

Konstruksi
Hingga Tahun 2023 Jakarta Akan Punya 7 Gedung Kantor Baru

Hingga Tahun 2023 Jakarta Akan Punya 7 Gedung Kantor Baru

Perkantoran
Akui Sinergi BUMN Matikan Swasta, Erick Thohir Bakal Bangun Ekosistem Kerakyatan

Akui Sinergi BUMN Matikan Swasta, Erick Thohir Bakal Bangun Ekosistem Kerakyatan

Berita
Gelombang Panas Ternyata Bikin Kinerja Panel Surya Tak Efektif

Gelombang Panas Ternyata Bikin Kinerja Panel Surya Tak Efektif

Beranda
Gandeng Telkomsel, Jababeka Makin Mantap Kembangkan Sillicon Valley

Gandeng Telkomsel, Jababeka Makin Mantap Kembangkan Sillicon Valley

Berita
Kelar 2023, Ini Kabar Terbaru Proyek Jalan Akses Tol Makassar New Port

Kelar 2023, Ini Kabar Terbaru Proyek Jalan Akses Tol Makassar New Port

Berita
Tak Perlu Diganti! Ini Cara Mudah Memperbaiki Lantai Keramik yang Retak

Tak Perlu Diganti! Ini Cara Mudah Memperbaiki Lantai Keramik yang Retak

Umum
Jutaan Bidang Tanah di Aceh Belum Terdaftar, Raja Juli Antoni: Tuntaskan dengan Kualitas

Jutaan Bidang Tanah di Aceh Belum Terdaftar, Raja Juli Antoni: Tuntaskan dengan Kualitas

Berita
Kurangi Sampah Plastik, Resta Pendopo Km 456 Jalankan Program Inovasi Lingkungan

Kurangi Sampah Plastik, Resta Pendopo Km 456 Jalankan Program Inovasi Lingkungan

Fasilitas
Salah Satu Kawasan Kumuh di Surakarta Ditata, Intip Rancangannya

Salah Satu Kawasan Kumuh di Surakarta Ditata, Intip Rancangannya

Berita
Erick Thohir: Rakyat Nganggur, Industri Ritel Mustahil Tumbuh

Erick Thohir: Rakyat Nganggur, Industri Ritel Mustahil Tumbuh

Berita
Ada Perbaikan di Ruas Tol Bakter dan Terpeka, Ini Titik Lokasinya

Ada Perbaikan di Ruas Tol Bakter dan Terpeka, Ini Titik Lokasinya

Konstruksi
Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Dunia, Indonesia Tidak Anti Merek Asing

Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Dunia, Indonesia Tidak Anti Merek Asing

Berita
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.