Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Libur Idul Adha, 546.436 Kendaraan Diprediksi Meninggalkan Jakarta

Jumlah ini mengalami peningkatan 2,68 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal.

Adapun puncak penungkatan arus lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jakarta diperkirakan terjadi pada Kamis.

Operation Management & Maintenance Group Head Jasa Marga Pratomo Bimawan Putra mengatakan, prediksi tersebut merupakan angka kumulatif lalu lintas dari beberapa gerbang tol (GT) yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan) serta GT Cikampek Utama & GT Kalihurip Utama (arah Timur).

Pratomo menambahkan, dari seluruh GT yang ada, distribusi lalu lintas mayoriitas mengarah ke timur dengan persentase 45,9 persen.

Sementara lalu lintas ke arah selatan diprediksi sebesar 24,9 persen dan 29,2 persen diproyeksi mengarah ke barat.

Dengan adanya peningkatan lalu lintas tersebut, Pratomo mengungkapkan Jasa marga menyiapkan operasi optimal di GT, lajur, maupun tempat istirahat dengan menerapakan protokol kesehatan.

"Setidaknya ada empat jenis peningkatan layanan yang kami lakukan. Yang pertama adalah peningkatan layanan transaksi, yaitu meningkatkan kapasitas transaksi di semua GT Barrier dengan menyiapkan mobile reader dan memastikan semua gardu transaksi beroperasi penuh," kata Pratomo melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis.

Kemudian, Jasa Marga akan menyiagakan petugas di lokas rawan kepadatan dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas serta pemasangan CCTV speed camera.

Selain itu, Jasa Marga juga meningkatkan layanan konstruksi dengan melakukan pelebaran jalur pertemuan Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah dan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek arah Cikampek di KM 48+195 sampai KM 51+100 dan arah Jakarta di KM 49+700 sampa KM 48+050.

Pelebaran ini bertujuan untuk mencairkan kepadatan di daerah pertemuan dua lajur tersebut.

Kemudian, Jasa Marga juga meningkatkan pelayanan di tempat istirahat yang berpotensi menjadi titik kepadatan, memastikan ketersediaan BBM, dan penyiagaan petugas 24 jam.

"Selain itu kami juga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk pengaturan buka tutup Rest Area jika kapasitas parkir telah melebihi kapasitas yang ditentukan," tutur dia.

Dia menambahkan, antisipasi kepadatan juga dilakukan di lalu lintas di sekitar lokasi wisata.

"Kami mengidentifikasi titik-titik rawan kepadatan, menyiagakan petugas serta menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas bersama pihak kepolisian," ujar Pratomo.

https://properti.kompas.com/read/2020/07/30/160752321/libur-idul-adha-546436-kendaraan-diprediksi-meninggalkan-jakarta

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar