Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Permen PUPR 11/2019 Jadi Polemik, Pengembang Minta Ditinjau Ulang

Founder dan CEO PT Intiland Development Tbk Hendro S Gondokusumo mengatakan, dalam PPJB tersebut terdapat tiga permasalahan yang dihadapi oleh pengembang.

"Dalam PPJB ini ada tiga masalah," ungkap Hendro dalam webinar, Kamis (23/7/2020).

Pertama, papar Hendro, dalam mendirikan bangunan, pengembang harus memiliki sertipikat hak atas tanah, dan kedua keterbangunan paling sedikit sudah mencapai 20 persen.

Kemudian ketiga, pembeli yang membatalkan pembelian pada saat pemasaran bukan disebabkan kelalaian pengembang, maka developer mengembalikan pembayaran yang telah diterima kepada calon pembeli dengan dapat memotong 10 persen dari pembayaran yang telah diterima.

Hendro mengusulkan izin yang telah diajukan oleh pengembang sudah cukup menjadi bukti untuk memulai pembangunan.

Kedua, keterbangunan paling sedikit sudah mencapai 20 persen dinilai memberatkan bagi pengembang, terutama proyek pembangunan high-rise.

Sebab, dalam membangun proyek high-rise, pengembang mengandalkan pendapatan dari pre-sale (pra penjualan).

"Kalau harus nunggu terbangun, terus tunggu tidak laku. Maka itu menjadi proyek terbengkalai atau tidak bisa diteruskan," tutur Hendro yang sekaligus menjadi Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Properti itu.

Terakhir, pembatalan properti yang dilakukan pembeli dan pelaku pembangunan hanya berhak memotong 10 persen dari harga transaksi dinilai sangat memberatkan.

Sebab, pengembang telah mengeluarkan uang 100 persen untuk pembangunan properti dan sudah rampung lalu terjadi pembatalan akan sangat merugikan developer.

Menurut Hendro, jika hal tersebut dijalankan akan menyebabkan kebangkrutan perusahaan properti.

Oleh sebab itu, Hendro meminta agar Pemerintah meninjau kembali ketiga permasalahan dari Permen yang telah diterbitkan tersebut.

https://properti.kompas.com/read/2020/07/24/144455221/permen-pupr-11-2019-jadi-polemik-pengembang-minta-ditinjau-ulang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar