Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Yuk, Sulap Kamar Mandi Anda Bagaikan Ruang Spa di Salon

Kamar mandi tak hanya berfungsi sebagai tempat membersihkan tubuh, tapi juga untuk relaksasi.

Namun, tahukah Anda bahwa kamar mandi juga bisa dijadikan tempat spa layaknya di salon? 

Jika Anda tertarik menciptakan suasana tersebut, Kompas.com telah merangkum tiga cara yang bisa menyulap kamar mandi jadi tempat spa yang nyaman dan tenang bak di salon. 

1. Ciptakan skema warna tenang

Apa warna yang muncul di benak Anda ketika berpikir tentang kata tenang? Mungkin beberapa akan menjawab warna biru maupun hijau.

Para ahli juga mengatakan bahwa warna tenang memiliki dampak besar terhadap suasana hati seseorang. 

Jadi, ketika Anda memutuskan warna apa yang akan mewarnai kamar mandi spa, pilihlah warna yang sudah terbukti mengurangi stres dan menenangkan pikiran.

"Warna adalah salah satu cara termudah untuk menciptakan perasaan di sebuah ruangan," jelas pemilik Design Solutions KGP Karen Gray-Plaisted.

Mengapa Anda harus menciptakan skema warna tenang? Sebab, kamar mandi memiliki begitu banyak permukaan yang keras.

Karenanya, Anda harus menggunakan warna yang beresonansi dengan ketenangan.

President Five Star Painting Matt Kunz sependapat dengan Karen bahwa mengecat dinding dan langit-langit kamar mandi dengan warna tenang memberikan dampak besar.

Dia juga menyarankan menggunakan warna cat pipih atau matte, karena dapat menyerap cahaya dan menciptakan tampilan yang halus untuk ruangan dengan cahaya redup.

Jadi, ruang spa yang identik dengan ketenangan harus menerapkan cara ini.

2. Atur suasana hati dengan pencahayaan

Sama seperti warna, pencahayaan juga dapat memengaruhi suasana hati Anda dan berpengaruh di ruang spa.

Jadi, memilih pencahayaan yang tepat untuk kamar mandi dapat membuat Anda terasa seperti berada di tempat spa mewah yang sebenarnya.

Pakar Kesehatan Caleb Backe mengatakan, tempat spa biasanya menggunakan cahaya lilin untuk menciptakan suasana yang menenangkan.

Ia menyarankan agar Anda juga dapat menambahkan lilin di kamar mandi.

"Melihat lilin adalah hal yang membuat lingkungan menjadi santai. Anda pastinya menginginkan pencahayaan di kamar mandi spa yang mencerminkan hal itu," kata Backe.

Peredupan atau penerangan cahaya dapat disesuaikan untuk menciptakan lingkungan yang sempurna di kamar mandi spa Anda.

Backe juga menyarankan untuk menambahkan lampu sorot lantai atau cahaya di sekitar perlengkapan bathtub (bak mandi) maupun wastafel.

3. Tambahkan aroma menenangkan

Jika pernah berada di dalam spa, Anda tahu bahwa aroma memainkan peran utama untuk relaksasi jiwa.

Aroma yang paling banyak digunakan pada tempat spa mulai dari lavender ke eucalyptus  maupun melati ke mint.

Setiap aroma dapat membangkitkan respons emosional tertentu dalam kedamaian, ketenangan, atau untuk proses penyembuhan penyakit.

"Setiap minyak esensial secara positif mempengaruhi sistem saraf pusat Anda. Tentu saja ini sangat cocok untuk mendapatkan pengalaman spa seperti itu," kata Backe.

Jika tidak tahu harus memulai dari mana, Anda dapat membeli campuran minyak atsiri yang menenangkan dan diffuser untuk mendapatkan pengalaman spa yang lengkap.

Lilin tak hanya berfungsi sebagai sumber cahaya tambahan di ruangan, tapi juga dapat menggabungkan aroma di dalamnya.

Namun, jika Anda tidak yakin untuk membiarkan lilin menyala ketika mandi atau berendam, gunakan saja diffuser minyak esensial untuk menciptakan efek yang sama.

Selamat mencoba!

https://properti.kompas.com/read/2020/07/21/140641221/yuk-sulap-kamar-mandi-anda-bagaikan-ruang-spa-di-salon

Terkini Lainnya

Mengenal Penthouse, Tipe Unit Paling Eksklusif di Apartemen

Mengenal Penthouse, Tipe Unit Paling Eksklusif di Apartemen

Apartemen
Tahun Ini, BPD DIY akan Salurkan 100 Unit KPR FLPP

Tahun Ini, BPD DIY akan Salurkan 100 Unit KPR FLPP

Hunian
Pengembang Rumah Subsidi Desak Prabowo Bentuk Kementerian Perumahan Rakyat

Pengembang Rumah Subsidi Desak Prabowo Bentuk Kementerian Perumahan Rakyat

Berita
Tahun Ini, Central Group Targetkan Penjualan Rp 1,8 Triliun

Tahun Ini, Central Group Targetkan Penjualan Rp 1,8 Triliun

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lembata: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lembata: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Tol Bocimi Kelar Diperbaiki Permanen Sebelum Libur Akhir Tahun Ini

Tol Bocimi Kelar Diperbaiki Permanen Sebelum Libur Akhir Tahun Ini

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Manggarai Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Manggarai Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Tengah: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Tengah: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Sengkarut Korupsi Tol MBZ, Lelang Proyek Diatur, Kualitas Material Dipangkas

Sengkarut Korupsi Tol MBZ, Lelang Proyek Diatur, Kualitas Material Dipangkas

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Dompu: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Dompu: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mengapa Setelah Dipel Lantai Rumah Justru Terasa Lengket?

Mengapa Setelah Dipel Lantai Rumah Justru Terasa Lengket?

Interior
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Bima: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Bima: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Mataram: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Mataram: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke