Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ini Portofolio Properti Cowell, Pengembang yang Diputus Pailit

Diketahui, PT Multi Cakra Kencana Abadi merupakan pihak yang mengajukan permohonan Pailit di Pengadilan Niaga pada PN Jakarta Pusat dengan Perkara Nomor: 21/Pdt. Sus/Pailit/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.

Dalam keterangannya kepada Kompas.com, Selasa (14/7/2020), Tim Kuasa Hukum PT Cowell Development Tbk (Dalam Pailit) Jimmy Simanjuntak menjelaskan, pengajuan pailit yang dilakukan PT Multi Cakra Kencana Abadi sesuai dengan Pasal 2 ayat (1) UU Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

"Debitor yang mempunyai dua atau lebih kreditor dan tidak membayar sedikitnya satu utang yang telah jatuh waktu dan dapat ditagih dapat dinyatakan pailit dengan putusan pengadilan, baik atas permohonannya sendiri maupun atas permohonan satu atau lebih kreditornya," terang Jimmy.

Sebagai pengembang yang lahir pada 25 Maret 1981, PT Cowell Development Tbk (Dalam Pailit) telah dan sedang membangun sejumlah proyek properti. 

Satu di antaranya adalah Grand Central Bogor. Proyek 833 unit ini mulai diperkenalkan kepada publik pada Kamis (29/11/2018).

Dalam membangun proyek apartemen terintegrasi Stasiun KRL Bogor ini, PT Cowell Development Tbk (Dalam Pailit) mengerahkan anak usahanya yakni PT Mega Graha Citra Perkasa.

Sementara lima proyek residensial lainnya adalah:

1. Borneo Paradiso

Borneo Paradiso merupakan kawasan mixed-use dengan lahan seluas 150 hektar yang terdiri dari hunian vertikal dan area komersial.

Proyek ini menjadi proyek pertama PT Cowell Development Tbk (Dalam Pailit) di luar Pulau Jawa dengan kebutuhan dana investasi sebesar Rp 250 miliar. Termasuk sarana infrastruktur dan pembangunan gerbang.

Kompleks perumahan tersebut menargetkan segmen menengah ke atas yang terletak 3 kilometer dekat dengan Bandara Sepinggan.

Proyek perumahan tersebut merupakan usaha patungan (joint-venture) antara Cowell dengan PT Karya Agung Putra Indonesia.

2. La Verde

La Verde merupakan kawasan perumahan yang terletak di kompleks BSD City, Tangerang Selatan.

Proyek ini menggambungkan kombinasi konsep arsitektur dan klaster yang dibangun di atas lahan seluas 25 hektar. Perumahan Laverde dikembangkan sebagai perluasan dari proyek Serpong Park.

Residensial ini terdiri atas empat klaster dengan total 399 unit rumah dan 57 unit toko. Mereka membenamkan investasi di sini sebesar Rp 133 miliar.

3. The Oasis

Selanjutnya, PT Cowell Development Tbk (Dalam Pailit) juga mengembangkan kawasan superblok terintegrasi dengan lahan seluas 13,4 hektar di Cikarang, Jawa Barat.

Proyek tersebut dikembangkan oleh anak usaha, PT Nusantara Prospekindo Sukses (NPS), sebanyak 624 unit.

4. Lexington Residence

Selanjutnya, mereka juga mengembangkan proyek apartemen Lexington Residence, di Bintaro, Jakarta Selatan pada tahun 2013 silam.

Lexington Residence dikembangkan di atas lahan 1,1 hektar yang dilengkapi dengan 2 lift privasi, dua lift umum, dan 1 lift pelayanan.

5. Melati Mas Residence

Ini merupakan proyek pertama PT Cowell Development Tbk (Dalam Pailit) yang berlokasi di Serpong, Tangerang Selatan, pada tahun 1984 silam.

Melati Mas Residence merupakan nama baru dari Villa Mas Melati .

Melati Mas Residence dibangun di atas lahan seluas 40 hektar dengan dua tahap pembangunan. Tahap pertama, sebanyak 3.000 unit rumah dan tahap kedua 500 unit.

Sehingga, total keseluruhan unit di kawasan kompleks perumahan tersebut sebanyak 3.500 unit.

https://properti.kompas.com/read/2020/07/16/130000121/ini-portofolio-properti-cowell-pengembang-yang-diputus-pailit

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar