Salin Artikel

Cowell di Ambang Pailit, Rapat Kreditor 22 Juli 2020

Diketahui, kreditor atas nama PT Multi Cakra Kencana Abadi selaku kreditor yang mengajukan permohonan Pailit di Pengadilan Niaga pada PN Jakarta Pusat dengan register nomor: 21/Pdt. Sus/Pailit/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.

Dalam pengumuman disebutkan, pengajuan gugatan pailit tersebut mengikuti ketentuan Pasal 15 ayat 4, Pasal 86 jo, Pasal 113 jo, dan Pasal 114 UU Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat melalui Putusan Pailit menunjuk Hakim Pengawas untuk mengawasi setiap proses kepailitan.

Penunjukkan ini sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (8) UU 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU.

Tim Kurator meminta para debitor, kreditor, dan pihak berkepentingan lainnya untuk mengikuti agenda sidang di PN Jakarta Pusat.

Cowell diminta untuk membayar uang senilai Rp 3,411 juta berdasarkan Penetapan Hakim Pengawas Nomor 21/Pdt.Sus-PAILIT/2020/Pt.Niaga.Jkt.Pst tertanggal 7 Juli 2020.

Cowell juga akan membayar biaya kepailitan dan imbalan jasa kurator setelah mereka selesai menjalankan tugasnya dalam mengurusi proses kepailitan.

Dalam agendanya, Tim Kurator akan melakukan rapat dengan kreditor pada Rabu, 22 Juli 2020, pukul 10.00 WIB di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Kemudian, akhir pengajuan tagihan pada Selasa, 4 Agustus 2020, pukul 10.00-17.00 WIB di Kantor Sekretariat Tim Kurator RDTX Tower Kuningan.

Selain itu, agenda verifikasi dan pencocokan piutang para kreditor pada Senin, 24 Agustus 2020, pukul 10.00 WIB di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Tim Kurator juga menyampaikan kepada para kreditor untuk mengirimkan ajuan dokumen ke Arkananta Venootschap melalui alamat e-mail.

Hal ini dimaksudkan untuk menjaga jarak fisik karena adanya pandemi Covid-19 sekaligus pelaksanaan masa transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta.

Untuk diketahui, PT Cowell Development Tbk merupakan pengembang properti yang membangun lima properti residensial, yaitu Melati Mas Residence, Taman Serpong, Serpong Terrace, Laverde, dan Borneo Paradiso; serta bangunan bertingkat seperti Westmark, The Oasis, dan Lexington Residence.

Oasis dan Borneo Paradiso dikembangkan dengan konsep mixed-use yang menggabungkan fasilitas perumahan, komersial, dan pendukung dalam satu area yang cukup besar.

 

Catatan redaksi:

Artikel ini telah melalui proses penyuntingan lanjutan, menyusul klarifikasi dari tim kuasa hukum PT Cowell Development Tbk yang disampaikan melalui surel pada Selasa 14 Juli 2020.

https://properti.kompas.com/read/2020/07/13/083502721/cowell-di-ambang-pailit-rapat-kreditor-22-juli-2020

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.