Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tak Hanya untuk Medis, 4 Tanaman Ini Juga Cantik Jadi Hiasan Rumah

Namun, tahukah Anda bahwa ternyata tanaman herbal juga bisa membuat rumah terlihat lebih cantik dan estetik?

Berikut ini, empat tanaman herbal yang dapat Anda tanam dan dapat tumbuh di rumah.

1. Salam

Selain bermanfaat untuk mengontrol gula darah, tanaman ini paling bagus digunakan dalam metode berkebun dalam jumlah besar.

Oleh sebab itu, salam bisa menjadi pilihan tepat untuk Anda tanam di rumah.

Caranya, tempatkan daun salam dekat dengan jendela yang menghadap ke timur atau barat, namun pastikan potnya tidak terlalu sempit.

Karena, daun salam membutuhkan sirkulasi udara cukup baik agar tetap sehat dan bisa Anda petik ketika membutuhkannya.

2. Kucai

Banyak orang memanfaatkan kucai untuk mengobati mata katarak, namun masih banyak yang belum mengetahui kalau kucai dapat tumbuh dengan baik di dalam rumah.

Lantas, seperti apa menaman kucai dengan baik di dalam rumah?

Caranya, cukup gali tanaman kucai dari kebun Anda dan ambil sehelai kucai tersebut.

Kemudian, tanam kembali dalam pot dan isi air secara berkala sesering mungkin agar kucai tidak layu.

Setelah itu, Anda perlu menambahkan pupuk setiap bulannya ke setiap sisi pot.

Jangan lupa untuk meletakkan pot kucai di dekat jendela atau bagian yang paling terpapar sinar matahari.

Rosmarin dikenal sebagai tanaman yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Tak sebatas itu, rosmarin juga terlihat cantik jika ditanam di rumah.

Caranya, potong daun rosmarin dan simpan dalam udara lembab dan tunggu sampai mengeluarkan akar.

Tumbuhan rosmarin paling bagus jika diletakkan di jendela yang menghadap ke selatan.

Hadapkan ke dapur, jika Anda ingin mencium aroma segar sepanjang musim hujan berkat aroma menyengat dari tumbuhan ini.

Rosmarin juga sangat bagus dijadikan sebagai penyegar ruangan.

4. Kemangi

Tak hanya berfungsi untuk pengobatan dan penyedap makanan, kemangi nyatanya bagus dijadikan sebagai hiasan di dalam rumah.

Bagaimana cara menanam kemangi?

Cukup tanam biji kemangi dan letakkan dalam pot di jendela yang menghadap ke selatan. Biarkan daun kemangi tersebut terpapar banyak sinar matahari yang membuatnya jadi hangat.

Bau kemangi juga memberikan aroma segar untuk seisi rumah.

https://properti.kompas.com/read/2020/06/24/113000121/tak-hanya-untuk-medis-4-tanaman-ini-juga-cantik-jadi-hiasan-rumah

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar