Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Masjid Nabawi Kembali Dibuka, Ini 10 Protokol yang Diberlakukan

Masjid ini sempat ditutup selama dua bulan atau sekitar 70 hari oleh Pemerintah Arab Saudi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Bukan sembarang dibuka, pengelola Masjid Nabawi akan melakukan berbagai macam aturan ketat berupa protokol kesehatan guna menekan penyebaran virus Covid-19 di negara tersebut.

"Kami berharap semua orang akan mematuhi tindakan pencegahan ini untuk memastikan keselamatan mereka dan para jamaah lainnya," cuit Haramain dalam akun Twitter resmi @haramainfo.

Berikut aturan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam pembukaan kembali Masjid Nabawi sebagai berikut:

1. Masjid Nabawi tidak dibuka sepenuhnya untuk publik. Pembukaan akan dilakukan secara bertahap.

2. Semua karpet untuk ibadah para jamaah saat ini belum bisa digunakan. Jamaah akan beribadah di lantai Masjid Nabawi tanpa dilapisi karpet.

3. Hanya area perluasan dan halaman Masjid Nabawi yang dibuka untuk jamaah.

4. Pintu masuk Raudhah masih belum bisa diakses masyarakat umum atau jamaah.

5. Jamaah harus mengikuti aturan pencegahan dan menggunakan masker saat hendak beribadah di Masjid Nabawi.

6. Ada tindakan untuk melakukan sterilisasi Masjid Nabawi dan pembersihan lantai usai para jamaah melakukan sholat.

7. Pembayaran parkir Masjid Nabawi menggunakan aplikasi elektronik melalui telepon genggam pintar. Hanya 50 persen kapasitas parkir yang disediakan untuk jamaah.

8. Buka puasa di Masjid Nabawi dan area sekitarnya masih belum bisa dilaksanakan.

9. Jumlah jamaah yang boleh masuk Masjid Nabawi tidak lebih dari 40 persen kapasitas tempat, dan

10. Penghentian pendistribusian air zam-zam kepada jamaah dalam botol dan kontainer masih berlaku.

Selain itu, pengelola Masjid Nabawi juga menerapkan beberapa aturan pembukaan gerbang yang bisa diakses oleh jamaah laki-laki dan perempuan sebagai berikut:

a. Laki-laki

Gerbang Quba 5,
Gerbang King Saud 8,
Gerbang Imam Al-Bukhari 10,
Gerbang King Fahd 21,
Gerbang King Abdulaziz 34,
Gerbang Mekkah 37,
Gerbang Salam masih ditutup

b. Perempuan

Gerbang nomor 13,
Gerbang nomor 17,
Gerbang nomor 25, dan
Gerbang nomor 29.

https://properti.kompas.com/read/2020/06/01/200354221/masjid-nabawi-kembali-dibuka-ini-10-protokol-yang-diberlakukan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar