Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tips Menciptakan Rumah yang Tenang dan Nyaman

Tetapi, banyak orang yang merasa hunian mereka tidak senyaman itu. Barang-barang menumpuk, pencahayaan tampak dingin, dan warna cat tidak seperti yang diharapkan.

Padahal, ketika berada di dalam, ada kalanya kita menginginkan ketenangan. Namun jangan khawatir, karena ketenangan dan kenyamanan bisa Anda ciptakan sendiri.

Rumah tidak semestinya hanya menjadi tempat yang dapat menjaga dan mendukung kegiatan Anda, tetapi juga sebagai ruang untuk menemukan kedamaian dan ketenangan.

Bagaimana caranya? Berikut rekomendasi tips yang bisa Anda terapkan untuk menciptakan ruangan atau hunian untuk ketenangan pribadi:

Pencahayaan

Pencahayaan sangat penting karena bukan hanya mengatur ritme keseluruhan ruang, tetapi langsung dapat memengaruhi suasana hati.

Cahaya yang terlalu terang atau kurang tepat bisa menimbulkan perasaan kekacauan atau kegelisahan sehingga mungkin berpotensi munculnya sakit kepala ringan.

Untuk itu, Anda perlu mengatur sumber cahaya di dalam ruangan sehingga bisa memberikan rasa tenang.

Tahan dorongan untuk membanjiri ruangan dengan cahaya. Desainer biasanya memasang berbagai jenis pencahayaan.

Pada tiga tingkat utama yakni lampu langit-langit, lampu meja, dan lampu lantai untuk menyorot berbagai bagian ruangan.

"Lapisan cahaya sangat penting, sehingga ada titik fokus yang berbeda," kata desainer interior Grant K. Gibson seperti dikutip dari laman The New York Times.

Dia juga menyarankan agar memasang dimmer. Memiliki lampu utama di sebuah ruangan dengan dimmer bisa sangat membantu ketika mencoba untuk mencapai suasana hati yang Anda inginkan.

Selain lampu, jangan lupakan fungsi sinar matahari. Akan tetapi, penempatan masuknya sinar matahari juga perlu dipikirkan.

Sinar matahari yang langsung mengalir masuk ke dalam ruangan bisa sangat menyilaukan. Selain itu, cahaya alami juga bisa membuat lukisan atau karya seni cepat memudar.

Dan, jika jendela menghadap ke apartemen atau rumah tetangga, hal tersebut dapat membuat ruangan Anda terasa tidak nyaman.

Untuk mengontrol tingkat cahaya alami, desainer sering memasang dua lapisan penutup jendela.

Yakni lapisan cahaya yang biasanaya merupakan kain tipis untuk menyaring sinar matahari sekaligus memberikan privasi.

Kemudian lapisan kedua berupa tirai tebal untuk menutup ruangan.

Hadirkan nuansa alam

Nuansa alam diketahui memiliki efek menenangkan pada suasana hati. Meskipun kita menghabiskan sebagian besar hidup di dalam ruangan, lingkungan di luar masih memengaruhi pengalaman dan perasaan sewaktu di rumah.

Warna yang menenangkan

Warna dapat memiliki dampak yang sangat besar terhadap kondisi psikologis, emosional, fisik, dan bahkan kesehatan kita.

Melansir laman Elle Decor, kombinasi warna yang dipilih tentunya akan memberikan kekuatan yang luar biasa untuk menghadirkan suasana damai serta perasaan tenang dan nyaman di dalam rumah Anda.

"Warna mungkin menjadi salah satu alat paling mudah untuk memanipulasi suasana hati dalam suatu ruang," kata pendiri MR Architecture + Decor, David Mann.

Menurutnya, warna-warna cerah memberi energi. Selain itu, kombinasi warna yang tepat mampu menenangkan beban pikiran, memperlambat detak jantung, menurunkan tekanan darah, hingga mengurangi tingkat kecemasan.

Warna pastel khususnya dikenal membawa efek menenangkan. Tentu saja hal ini tidak mutlak. Anda bisa saja memilih warna lain yang mungkin bisa memberikan ketenangan.

Mendesain rumah yang tenteram bukan berarti Anda harus melepaskan warna-warna cerah dan jenuh favorit Anda. Hanya pilih-pilih di mana Anda menggunakannya, misal di dalam lemari atau laci.

Ruang yang tenang adalah ruang yang berfungsi

Salah satu prinsip desain yang baik adalah menciptakan ruang yang berfungsi. Desain yang fungsional tak hanya memberikan kemudahan dalam beraktivitas, namun juga memberikan ketenangan.

"Idealnya Anda ingin merasa seolah-olah rumah Anda bekerja dengan Anda dan mendukung Anda saat Anda menjalani kehidupan, dan tidak melawan Anda di setiap kesempatan," kata Desainer Regan Baker.

Menurutnya, jika sesuatu menjadi bagian dari hidup Anda setiap hari, menjadikannya lebih fungsional akan memiliki dampak kumulatif yang cukup besar pada tingkat ketenangan.

Tambahkan aromaterapi

Bau, sentuhan, suara dapat meningkatkan ketenangan dan sama pentingnya seperti tampilan visual. Anda bisa menempatkan seikat bunga segar atau wewangian dari aromaterapi di meja.
Cara tersebut akan mengangkat semangat Anda dan membawa ketenangan.

Rapikan ruangan

Tips yang satu ini seharusnya cukup mudah dilakukan karena berlaku untuk semua ruangan di rumah.

Barang yang berantakan di lantai atau terlalu banyak pernak-pernik di atas meja rias, tentu saja menambah kecemasan.

https://properti.kompas.com/read/2020/05/25/203000421/tips-menciptakan-rumah-yang-tenang-dan-nyaman

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar