Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Hadapi "New Normal", WIKA Terapkan Digitalisasi Teknologi Konstruksi

Menurutnya, sesuai arahan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perusahaan telah melakukan langkah antisipasi dengan menyiapkan protokol yang menjadi pedoman bagi karyawan.

Sebagai informasi, Menteri BUMN Erick Thohir menerbitkan Surat Edaran Menteri BUMN bernomor 336/MBU/05/2020 tertanggal 15 Mei 2020.

Melalui surat tersebut, Erick meminta seluruh perusahaan pelat merah untuk siap mengantisipasi the new normal.

Mahendra melanjutkan, protokol ini bertujuan memastikan seluruh aktivitas operasi, baik di kantor, proyek, maupun pabrik dapat berjalan secara optimal.

"WIKA telah melakukan antisipasi dengan menyiapkan protokol untuk menjadi pedoman bagi karyawan dalam menjalankan aktivitas kegiatan-kegiatan yang melibatkan seluruh stakeholder lainnya," ucap Mahendra kepada Kompas.com, Selasa (19/5/2020).

Hingga saat ini, Mahendra menuturkan, perusahaan sedang melakukan sosialisasi. Dengan demikian, ketika Pemerintah memberlakukan fase tersebut, perusahaan lebih siap dalam mengimplementasikannya.

"Pelaksanaan tersebut nantinya tetap mengacu pada pedoman dan aturan instansi Pemerintah yang berwenang,"ujar dia.

Penerapan teknologi

Selain itu, antisipasi perusahaan konstruksi pelat merah ini juga ditekankan pada pemanfaatan teknologi digital.

Peran teknologi digital ini sangat membantu, dan penting di dunia konstruksi pada masa pandemi dan ketika new normal terjadi.

"Saat ini proses pembangunan maupun pemantauan proyek sudah dilakukan dengan bantuan teknologi digital," tutur Mahendra.

Nantinya, teknologi juga akan diimplementasikan dalam lingkup kegiatan operasi yang lebih luas.

Upaya ini disebut lebih efektif dalam mengurangi kehadiran secara fisik serta perjalanan antar daerah.

"Kegiatan operasi akan lebih efektif dengan upaya mengurangi kehadiran fisik serta perjalanan antar daerah untuk kunjungan ke proyek dan pabrik tanpa mengurangi target-target pekerjaan yg ditetapkan," tuntas Mahendra.

https://properti.kompas.com/read/2020/05/20/090000421/hadapi-new-normal-wika-terapkan-digitalisasi-teknologi-konstruksi-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar