Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tindak Lanjut Larangan Mudik, Waskita Terapkan Penyekatan di Jalan Tol

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Toll Road melakukan penyekatan untuk mengendalikan transportasi di jalan tol milik perusahaan.

Direktur Utama Waskita Toll Road Herwidiakto dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (19/5/2020) mengatakan, pihaknya telah menyiapkan posko screening mudik guna membatasi jumlah kendaraan dan penumpang.

Pelaksanaan protokol tersebut akan dilakukan di Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol (rest area dan SPBU) dan di Gerbang Tol (GT).

Menurut Herwidiakto, pembatasan dilakukan dengan menetapkan waktu parkir, jumlah kendaraan, dan jumlah orang di dalam rest area.

Selain itu, Waskita juga melakukan penyekatan di ruas tol dengan pirinsip pembatasan interaksi langsung antar-individu.

Adapun titik pengendalian dan posko screening di ruas tol milik Waskita Toll Road, adalah:

1. Dari Jakarta menuju Semarang, penyekatan dilakukan di GT Pejagan.

Herwidiakto mengatakan, seluruh pengguna tol akan diarahkan ke akses exit Pejagan dan memutar balik kendaraannya ke arah Jakarta.

Lalu untuk angkutan logistik, Herwidiakto menuturkan, akan dilakukan pengecekan standarisasi truk Over Dimension Over Load (ODOL).

Bagi angkutan yang lolos standarisasi, maka dapat melanjutkan perjalanan ke arah Semarangan dengan menggunakan jalur exit Pejagan lalu masuk kembali di GT Brebes Timur menuju Semarang.

2. Dari Semarang menuju Jakarta, penyekatan di GT Brebes Timur.

Menurut Herwidiakto, pengguna tol akan diarahkan ke exit Brebes Timur dan memutar untuk kembali ke arah Semarang.

Sementara untuk angkutan logistik, akan dilakukan pengecekan ODOL. Apabila kendaraan telah sesuai dengan standar, maka dapat melanjutkan perjalanan ke arah Jakarta melalui exit GT Brebes Timur ke arah Jakarta dan masuk kembali di GT Pejagan arah Jakarta.

3. GT Brebes Barat dan akses keluar masuk akan ditutup. Nantinya, akses tersebut hanya akan difungsikan untuk kendaraan dinas.

Selain penyekatan, pengelola juga akan menyediakan posko screening mudik, yakni di rest area KM 228 A dan 229 B, KM 252 A, KM 260 B, KM 275 A, KM 282 B, dan KM 294 B di Pemalang.

Kemudian di GT Pemalang, rest area KM 833 A dan 833 B Probolinggo, serta exit GT Jakabaring di Sumatera.  

https://properti.kompas.com/read/2020/05/19/135544321/tindak-lanjut-larangan-mudik-waskita-terapkan-penyekatan-di-jalan-tol

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar