Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

10 Pilihan Tanaman Interior, Cocok Bagi Pemula

Apalagi, tanaman juga mempunyai beragam bentuk, ukuran, dan warna yang mampu memberi nuansa yang berbeda-beda.

Namun bagi pemula, memilih tanaman sebagai elemen dekorasi interior tentunya menjadi tantangan tersendiri.

Selain karena tidak semua tanaman dapat tumbuh baik dalam ruang, beberapa tanaman indoor juga membutuhkan perhatian khusus.

Oleh karena itu, bagi pemula lebih disarankan untuk memilih tanaman hias indoor yang terbilang bandel atau mudah dalam perawatan.

Sebagai referensi, berikut adalah beberapa jenis tanaman interior yang cocok untuk mendekorasi ruang bagi pemula.

1. Aglaonema

Tanaman ini lumrah ditemui di pekarangan rumah hingga menjadi tanaman interior. Daya tarik dari tanaman aglaonema sendiri adalah dari daunnya yang lebar dengan dua warna dominan.

Secara umum, hampir semua jenis aglaonema cukup bandel lantaran tidak membutuhkan banyak cahaya matahari.

Namun, agar daunnya tetap terlihat hijau terang, aglaonema sebaiknya diletakkan dekat jendela yang terkena sinar matahari.

2. Pisang-pisangan

Ternyata, ada alternatif lain untuk menghadirkan pohon pisang sebagai tanaman hias interior, yaitu menggunakan tanaman pisang-pisangan (heliconia).

Memiliki daun lebar dan besar yang lebat, menjadikan pisang-pisangan cocok digunakan sebagai tanaman latar, tanaman pojok, atau tanaman pembatas ruang yang apik.

3. Palem Kuning

Warnanya yang hijau cerah kekuningan juga menjadi keunggulan khusus yang membuatnya sedap dipandang.

Secara perawatan, palem kuning sangat mudah dirawat. Hanya membutuhkan penyiraman secukupnya dan cahaya tidak langsung.

Perawatan khusus hanya berupa pemangkasan atau pemotongan daun kering yang cukup sering dijumpai pada daun-daun bagian bawah.

4. Monstera

Monstera deliciosa menjadi tanaman dekorasi interior yang tengah populer saat ini. Hal yang menjadikannya disukai adalah bentuk daunnya yang lebar, berlubang, dan menjari.

Tanaman yang berasal dari Hutan Meksiko ini sangat cantik diletakkan di dalam ruang. Karakter bentuk daun yang terekspos jelas memberi kesan wild yang kuat.

Dalam hal perawatan, monstera cukup diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung.

Sedangkan, untuk penyiraman tidak perlu terlalu sering, karena justru monstera bisa busuk jika media tanamnya terlalu basah. Praktis sekali, bukan?

5. Tillandsia

Bagi Anda yang ingin mempercantik meja dengan tanaman-tanaman kecil, tillandsia atau air plant adalah pilihan cerdas.

Keunikan dari tanaman dekoratif ini adalah tidak membutuhkan tanah atau air sebagai media tanam.

Seperti namanya, air plant memang merupakan tanaman yang bisa tumbuh di udara alias dibiarkan begitu saja.

Jenisnya yang beragam, menjadikan tillandisa bebas dikreasikan sebagai tanaman hias, baik di atas meja atau dinding.

Sedangkan, perawatannya hanya membutuhkan penyemprotan dengan air pada bagian akar dan daunnya.

6. Biola Cantik

Tanaman biola cantik (fidle leaf fig) memiliki nama botani Ficus lyrata. Tanaman ini tergolong pohon yang bisa mencapai tinggi 15 meter.

Namun, Anda tak perlu khawatir jika ingin menjadikannya sebagai tanaman indoor karena tanaman bisa tumbuh sesuai dengan besaran wadah tanamnya.

Ditambah karakter daun yang lebar dan lebat, biola cantik sangatlah cocok untuk menghadirkan nuansa alami yang kuat di dalam ruangan.

7. Sansevieria

Sansevieria atau yang akrab disebut lidah mertua juga termasuk tanaman yang populer dijadikan penghias interior.

Tanaman berkarakter daun vertikal layaknya jilatan api ini memang dianggap unggul dari tampilan visualnya.

Sebagai tanaman indoor, sansevieria juga sangat bandel karena tidak membutuhkan perawatan khusus.

Kelebihannya lagi, tanaman ini bisa diletakan di ruang yang minim pencahayaan dengan penyiraman yang tidak perlu terlalu sering.

8. Pakis Gunung

Tanaman pakis atau paku-pakuan memiliki banyak jenis. Salah satu yang bisa dijadikan tanaman interior adalah jenis pakis gunung (nephrolepis exaltata).

Tanaman yang juga populer disebut pakis boston ini terlihat cantik dengan daunnya yang panjang dan terkesan lebat.

Hal yang perlu diperhatikan untuk merawat pakis gunung di dalam ruangan adalah kelembapan tanahnya.

Oleh karena tempat aslinya adalah hutan, tanah sebagai media tanam harus selalu terjaga kelembapannya.

Selain itu, penempatannya pun sebaiknya di dekat jendela yang terkena sinar matahari langsung.

9. Kaktus

Kaktus sangat identik dengan iklim kering. Menjadikan kaktus sebagai tanaman dekorasi interior adalah pilihan tepat jika Anda menyukai tema-tema gurun atau taman ala Meksiko.

Apalagi, kaktus dikenal sebagai tanaman bandel lantaran tidak membutuhkan penyiraman yang sering dan perawatan khusus lainnya.

Hanya, Anda perlu mempertimbangkan karakter kaktus yang umumnya memiliki duri. Peletakan kaktus harus di posisi yang aman dari jangkauan anak-anak atau hewan peliharaan.

10. Peace Lily

Peace lily (spathiphyllum wallisii) adalah pilihan tepat jika Anda menyukai tanaman hias bunga untuk interior.

Daunnya yang lebat dengan bunga putih berbentuk sendok menjadikan tanaman ini sangat menarik perhatian mata.

Sebagai tanaman interior, peace lily tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering. Siram peace lily hanya ketika media tanamnya sudah terlihat kering.

Sedangkan untuk pencahayaan, peace lily masih bisa tumbuh di ruangan dengan sedikit cahaya.

Hanya, akan lebih baik jika menempatkannya di dekat jendela dengan sinar matahari tidak langsung. Memilih tanaman untuk mempercantik tampilan interior sebenarnya tidak begitu sulit.

Rekomendasi dekorasi menggunakan tanaman hias indoor di atas sangat cocok untuk Anda jadikan rujukan.

Yang terpenting adalah, Anda perlu memahami karakter tiap tanaman agar peletakan dan perawatannya tepat.

Bila perlu, pilih jenis pot kesukaan untuk tampilan yang lebih memuaskan.

https://properti.kompas.com/read/2020/05/17/070000921/10-pilihan-tanaman-interior-cocok-bagi-pemula

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar