Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Cek, Daftar Daerah yang Sudah Menyiapkan Lahan Pemakaman Korban Corona

Hal tersebut dilakukan Pemda guna mengantisipasi masyarakat yang menolak jenazah pasien positif virus Covid-19 tersebut.

Berikut ini daftar beberapa daerah yang telah menyiapkan lahan pemakanan bagi jenazah terjangkit virus Covid-19.

1. Aceh

Kota yang dikenal dengan Serambi Mekah ini sudah menyiapkan lahan pemakaman bagi jenazah terjangkit virus Corona.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani terkait pengadaan lahan pemakaman.

Meski begitu, belum diketahui lokasi pemakanan khusus jenazah bagi pasien terinfeksi virus Corona tersebut berada.

2. Medan

Medan juga telah menyiapkan lahan pemakaman khusus bagi jenazah yang meninggal dunia akibat virus Corona.

Adapun lahan pemakaman tersebut adalah TPU Muslim Simalingkar B yang terletak di Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan.

Mandor TPU Muslim Simalingkar B Minpin Bangun mengatakan, lahan pemakaman tersebut merupakan perkebunan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Medan.

"Memang belum ditentukan berapa hektar untuk menampung jenazah, tetapi tidak juga dibatasi harus berapa. Intinya 14 hektar ini siap untuk pemakaman jenazah," ucap Minpin seperti dikutip dari Antara, Senin (6/4/2020).

Sejauh ini proses pengerjaan lahan pemakaman berjalan lancar. Puluhan pekerja pun telah dikerahkan mempercepat penyelesaian.

3. Jakarta

Ibu kota Jakarta menyiapkan lahan pemakaman khusus bagi korban terjangkit virus Corona yang meninggal dunia di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta Barat.

Alasan mengapa TPU tersebut digunakan sebagai lahan pemakaman jenazah virus Covid-19 karena lokasinya yang luas dan masih kosong.

Nantinya juga tidak ada pembedaan blok bagi pasien yang meninggal akibat virus Corona.

"Blok khusus untuk penyakit menular tidak ada. Kami gunakan makam pada umumnya," jelas Kepala Bidang Pemakaman Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Siti Hasni.

Selain TPU Tegal Alur, lahan rujukan bagi pemakaman pasien Covid-19 juga berada di TPU Pondok Ranggon.

4. Bandung

Kota Bandung juga telah menyediakan lahan pemakaman bagi jenazah terinfeksi Corona.

Bahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menetapkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut sebagai pemakaman khusus korban meninggal akibat virus Covid-19.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, dipilihnya TPU Cikadut karena lokasi pemakaman tersebut terbilang strategis dan dekat dengan pusat kota. Selain itu, lahan di TPU Cikadut dinilai cukup luas.

5. Banyumas

Dua desa di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, secara sukarela menyiapkan lahan milik pemerintah desa untuk digunakan sebagai pemakaman jenazah pasien virus Corona.

Kedua desa di Banyumas tersebut yakni Desa Banjaranyar, Kecamatan Sokaraja dan Desa Karangkemiri, Kecamatan Pekuncen.

Kepala Desa Banjaranyar Karseno mengatakan, masih terdapat banyak lahan kosong di TPU seluas satu hektar tersebut.

Karseno mengatakan, rencana tersebut juga mendapat dukungan penuh dari warga, tokoh masyarakat dan toko agama desa setempat.

6. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Selain daerah-daerah tadi, dua kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diketahui tengah menyiapkan lahan pemakanan bagi pasien virus Covid-19 yang meninggal dunia.

Asisten Sekda DIY Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum Sigit Sapto Rahardjo mengatakan, pihaknya harus menyediakan sendiri lahan untuk pemakaman.

"Apabila masyarakat tidak menerima, kami sudah ada, kabupaten sudah menyiapkan," ujar Asisten Sekda DIY Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum Sigit Sapto Rahardjo, seperti dikutip Antara, Senin (6/4/2020).

Sigit melanjutkan, saat ini pemerintah kabupaten (pemkab) di Yogyakarta yang telah menyediakan pemakaman khusus jenazah terinfeksi Corona, yakni Pemkab Sleman dan Pemkab Bantul.

7.  Jawa Timur

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga telah menyiapkan pemakaman pasien meninggal dunia akibat pandemi virus Corona.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan hal tersebut seperti dikutip dari Antara, Senin (6/4/2020).

"Di setiap daerah atau di 38 kabupaten/kota nanti masing-masing ada satu lahan," ucap Khofifah.

Setiap daerah atau kabupaten di Jawa Timur nantinya memiliki satu pemakaman khusus jenazah virus Corona di lahan milik Perhutani.

Kendati demikian, Khofifah enggan menyebutkan setiap titik lokasi pemakaman bagi jenazah virus Covid-19 tersebut di Jawa Timur.

"Tapi, kami tidak bisa menyebutkan titik lokasinya. Yang jelas, di setiap daerah ada," pungkas Khofifah.

8. Sulawesi Selatan

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiagakan tempat pemakaman khusus untuk jenazah terjangkit virus Corona.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Andi mengatakan, terdapat dua opsi lokasi pemakaman jenazah virus Corona. Lokasi pertama yang ditunjuk berada di Sudiang, Kota Makassar.

Sedangkan, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah merekomendasi sebuah lahan milik Pemerintah Provinsi Sulsel.

Dengan adanya lokasi pemakaman khusus jenazah virus Covid-19, dirinya berharap tak akan ada lagi penolakan yang dilayangkan masyakarat.

 

https://properti.kompas.com/read/2020/04/06/160938421/cek-daftar-daerah-yang-sudah-menyiapkan-lahan-pemakaman-korban-corona

Terkini Lainnya

RUU Sewa Rumah Portugal Didemo, Penyewa Khawatir Diusir dari Kontrakan
RUU Sewa Rumah Portugal Didemo, Penyewa Khawatir Diusir dari Kontrakan
Berita
Rakyat Portugal Menjerit, Harga Rumah Naik 2 Kali Lipat
Rakyat Portugal Menjerit, Harga Rumah Naik 2 Kali Lipat
Berita
Kimi Antonelli Punya Rumah Sendiri di Usia 19 Tahun, Sang Ibu Bantu Desain
Kimi Antonelli Punya Rumah Sendiri di Usia 19 Tahun, Sang Ibu Bantu Desain
Listing Properti
Gaji Rp 2 Juta Sebulan, Sopir Mikrolet Tinggal di Rumah 16,6 Meter Persegi
Gaji Rp 2 Juta Sebulan, Sopir Mikrolet Tinggal di Rumah 16,6 Meter Persegi
Berita
Nama di Sertifikat Tanah Salah? Konsultasikan lewat Mobil Layanan BPN
Nama di Sertifikat Tanah Salah? Konsultasikan lewat Mobil Layanan BPN
Berita
Industri dan Konser Menyelamatkan Jakarta di Tengah Pelemahan Rupiah
Industri dan Konser Menyelamatkan Jakarta di Tengah Pelemahan Rupiah
Berita
Sempat Ditawarkan Rp 1,5 Triliun, Rumah Michael Jackson Terjual Rp 300 Miliar
Sempat Ditawarkan Rp 1,5 Triliun, Rumah Michael Jackson Terjual Rp 300 Miliar
Arsitektur
Alasan Kebanyakan Gagang Palu Dibuat dari Kayu dan Plastik, Bukan Besi
Alasan Kebanyakan Gagang Palu Dibuat dari Kayu dan Plastik, Bukan Besi
Berita
Hujan Ekstrem Mengintai Jakarta, Pakar: Jangan Cuma Andalkan Sodetan KBT
Hujan Ekstrem Mengintai Jakarta, Pakar: Jangan Cuma Andalkan Sodetan KBT
Berita
Penghasilan Rp 900.000 Sebulan, Pemulung di Klender Terima Bantuan Bedah Rumah
Penghasilan Rp 900.000 Sebulan, Pemulung di Klender Terima Bantuan Bedah Rumah
Berita
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 120,4 Triliun hingga September 2026
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 120,4 Triliun hingga September 2026
Berita
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 34,6 Triliun di Triwulan III 2026
Investasi Sektor Properti Tembus Rp 34,6 Triliun di Triwulan III 2026
Berita
Bukan Sekadar Hiasan, Ini Makna Wuwungan pada Rumah Tradisional Jawa
Bukan Sekadar Hiasan, Ini Makna Wuwungan pada Rumah Tradisional Jawa
Arsitektur
Ritel dan Hotel Melonjak, Recurring Income Pakuwon Tembus Rp 4,44 Triliun
Ritel dan Hotel Melonjak, Recurring Income Pakuwon Tembus Rp 4,44 Triliun
Berita
Penyaluran FLPP Capai 194.360 Unit hingga Oktober 2026, Total Rp 24,22 Triliun
Penyaluran FLPP Capai 194.360 Unit hingga Oktober 2026, Total Rp 24,22 Triliun
Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar