Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

[POPULER PROPERTI] Hanya 3 Hari Wisma Atlet Kemayoran Disulap Jadi RS Darurat Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Wisma Atlet Kemayoran yang disulap menjadi RS Darurat Covid-19 membutuhkan persiapan hanya 3 hari menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com, Rabu (25/3/2020).

Artikel menarik lainnya adalah 8 jenis tanaman hias yang membantu menciptakan interior rumah lebih segar. Contohnya, sirih gading, monstera, lidah mertua, dan lain sebagainya.

Terakhir, perayaan beroperasinya satu tahun MRT Jakarta di tengah pandemi virus Corona yang merebak luas di Indonesia.

Berikut ini berita selengkapnya:

Kisah 3 Hari Persiapan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran

Pemanfaatan Wisma Atlet Kemayoran sebagai Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 dilakukan dengan sangat kilat.

Kompas.com mencatat, kurang dari lima hari, prasarana pendukung penanganan virus Corona ini dipersiapkan secara fisik oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Rabu (18/3/2020), Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menerima instruksi Presiden Joko Widodo untuk menyiapkan Wisma Atlet Kemayoran sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19.

Selanjutnya baca di sini: Kisah 3 Hari Persiapan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran

Cukup 1 Saja, 8 Jenis Tanaman Hias Ini Menyegarkan Interior Anda

Menjadikan tanaman sebagai elemen interior kian dianggap modern dan kekinian. Sebagai dekorasi yang sehat, tanaman menghasilkan oksigen dan bisa membersihkan polutan.

Oleh karenanya, menghadirkan tanaman di dalam ruangan dipercaya membuat ruangan terasa lebih segar.

Warna alami dari tanaman, terutama warna hijaunya secara visual menunjang sensasi segar.

Ketika memilih tanaman indoor, Anda perlu mempertimbangkan jenis tanaman yang mampu hidup di dalam ruangan.

Selanjutnya baca di sini: Cukup 1 Saja, 8 Jenis Tanaman Hias Ini Menyegarkan Interior Anda

Satu Tahun MRT Jakarta, Perayaan Sarat Makna di Tengah Wabah Corona

Hari ini, satu tahun yang lalu, masyarakat ibu kota antusias menyambut beroperasinya moda transportasi massal baru.

Presiden Joko Widodo meresmikan moda raya terpadu atau Mass Rapid Transit (MRT) pertama di Indonesia.

"Dengan mengucapkan Bismillahirahmanirahim, MRT fase pertama saya nyatakan dioperasikan, sekaligus MRT fase II hari ini kita mulai lagi," ujar Jokowi kala itu.

Pada hari itu pula, Fase I MRT Jakarta trase Lebak Bulus-Bundaran HI sepanjang lebih kurang 16 kilometer resmi mengangkut penumpang.

Selanjutnya baca di sini: Satu Tahun MRT Jakarta, Perayaan Sarat Makna di Tengah Wabah Corona

https://properti.kompas.com/read/2020/03/25/082407921/populer-properti-hanya-3-hari-wisma-atlet-kemayoran-disulap-jadi-rs-darurat

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar