Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tiga Ruas Tol Siap Beroperasi April 2020

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, tiga ruas tol ini telah menjalani uji laik fungsi.

“Saya harap April Tol Pekanbaru-Dumai dan Manado-Bitung sampai Danowudu sudah selesai konstruksinya, sehingga bisa beroperasi April mendatang," kata Basuki dalam keterangan yang dikutip Kompas.com, Rabu (18/3/2020).

Basuki merinci, Tol Manado-Bitung dirancang sepanjang 39 kilometer. Progres pembangunan Seksi I (Manado-Airmadidi) sepanjang 14 kilometer telah mencapai 100 persen, baik lahan dan fisik.

Seksi 2A (Airmadidi-Kauditan) sepanjang 6,5 kilometer menunjukkan progres fisik 98,16 persen dan lahan 99,61 persen, ditargetkan selesai pada April 2020.

Menurut Basuki, pengembangan Tol Manado-Bitung bertujuan untuk mengurangi biaya logistik dari dan menuju ke Pelabuhan Internasional Bitung.

Keberadaan tol ini juga akan mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan pendukung kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Manado–Bitung–Likupang.

"Termasuk akses ke Pulau Lembeh. Tol ini akan memangkas jarak tempuh yang tadinya 90 menit menjadi 30 menit saja," imbuh Basuki.

Kedua adalah Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer. Progres pembangunan Seksi I (Pekanbaru-Minas) sepanjang 9,5 kilometer tembus 100 persen baik fisik dan lahan.

Sementara Seksi 2-6 sepanjang 120,9 kilometer dilaporkan mengalami kemajuan fisik 89,19 persen dan lahan 94,26 persen, ditargetkan selesai pada akhir April 2020.

Kehadiran tol ini akan meningkatkan konektivitas Kota Pekanbaru sebagai Ibu Kota Provinsi Riau dengan Kota Dumai sebagai kota pelabuhan dengan industri perminyakan dan agribisnis yang maju.

Tol ini akan memperpendek jarak tempuh antara Pekanbaru-Dumai menjadi 131 kilometer dari sebelumnya 200 kilometer melalui jalur nasional.

Di Seksi IV Tol Pekanbaru-Dumai juga dibangun empat terowongan perlintasan gajah sebagai bentuk harmonisasi infrastruktur dengan alam.

Sebab seksi ini melintasi Kawasan Suaka Margasatwa Balai Raja dan Siak Kecil di mana keduanya merupakan koridor perlintasan Gajah Sumatera dengan jumlah populasi sekitar 50 ekor.

Ruas tol ini juga siap digunakan oleh publik dan dioperasionalkan sebelum mudik Lebaran 2020.

Sedangkan Seksi Jakabaring-Jalintim Sumatera sepanjang 9 kilometer, progres fisiknya tembus 52,45 persen dan lahan 100 persen, ditargetkan selesai Desember 2020.

Seksi 2 dan 3 (Jalintim-Betung) sepanjang 69,19 kilometer, mengalami perkembangan fisik 22,15 persen dan lahan 59,69 persen.

Tiga ruas ini merupakan bagian dari total 28 ruas tol dengan panjang 482 kilometer yang ditargetkan selesai pembangunannya tahun ini.

Sementara untuk kurun 2020-2024, Kementerian PUPR menargetkan dapat membangun 2.500 kilometer.

Adapun tiga ruas tol Pekanbaru-Dumai, Manado-Bitung, dan Kayu Agung-Palembang-Betung akan menambah jaringan jalan tol yang sudah dioperasikan hingga 2020 sepanjang 2.300 kilometer yang meliputi 54 ruas tol, termasuk Jembatan Suramadu.

https://properti.kompas.com/read/2020/03/18/195418821/tiga-ruas-tol-siap-beroperasi-april-2020

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar