Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil Sehat

Endra meluruskan kabar yang beredar di media sosial yang menyebutkan Basuki tengah dikarantina, menyusul diumumkannya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang positif terjangkit virus Corona (Covid-19).

Basuki dikhawatirkan ikut tertular virus Corona, karena pada Rabu (4//3/2020) bersama Budi Karya meninjau proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung yang dibangun PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

"Tidak betul (dikarantina). Beliau ada di rumah dinas dalam keadaan sehat walafiat," tegas Endra menjawab Kompas.com, Sabtu (14/3/2020) malam.

Endra melanjutkan, dirinya masih berkomunikasi dengan Basuki sejak pagi hingga malam hari untuk membicarakan berbagai urusan pekerjaan menyangkut bidang PUPR.

Tak hanya Basuki, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil pun dikabarkan ikut dikarantina menyusul pertemuannya dengan Budi Karya saat rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (11/3/2020).

Rapat terbatas mengenai Percepatan Penyelesaian Permasalahan Pertanahan di Sumatera Utara itu digelar di Kantor Presiden, Jakarta. 

Tampak Sofyan duduk bersebelahan atau di sisi kanan Budi Karya yang tengah berbincang dengan Panglima TNI Hadi Tjahjanto. Sementara di sisi kiri Sofyan, duduk Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN Yulia Jaya Nirmawati, Sofyan tidak dikarantina dan negatif terjangkit virus Corona (Covid-19).

Yulia menjelaskan, Sofyan telah melakukan uji kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto pada Sabtu (14/3/2020).

"Pak Menteri ATR/Kepala BPN sudah melakukan test hari ini di RSPAD dan hasilnya negatif, terima kasih," kata Yulia menjawab Kompas.com.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengumumkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dinyatakan terjangkit virus Corona (Covid-19).

Hal tersebut disampaikan dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Awalnya wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto Budi Sulistya menjelaskan adanya pejabat pemerintah yang positif virus corona dengan nomor identitas pasien 76.

Lalu Pratikno yang mendampinginya mengonfirmasi bahwa pejabat yang dimaksud adalah Budi Karya.

"Atas izin keluarga yang disampaikan oleh kepala RS tadi adalah Pak Menhub," kata Pratikno.

https://properti.kompas.com/read/2020/03/15/060000721/menteri-pupr-basuki-hadimuljono-dan-menteri-atr-bpn-sofyan-djalil-sehat

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar