Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jangan Lakukan 4 Hal Ini Bila Tak Ingin Ruang Tamu Terlihat Buruk

Sesuai dengan namanya, ruang tamu tentu akan menjadi pusat perhatian para tamu saat  berkunjung ke rumah Anda.

Agar tak salah langkah, Anda perlu mengetahui dekorasi seperti apa yang membuat ruang tamu terlihat buruk.

Berikut ini empat hal tersebut:

1. Memilih cat terlebih dahulu

Kesalahan pertama yang membuat ruang tamu Anda terlihat buruk adalah memilih cat sebelum perabotan.

Meski terdengar sepele, jika Anda melakukan hal tersebut justru akan berakibat fatal.

Pasalnya, jauh lebih sulit mencocokkan perabotan rumah seperti sofa dengan cat, dibandingkan hal sebaliknya.

2. Memilih perabotan rumah yang tak nyaman

Hal lain yang membuat kesan ruang tamu terlihat buruk adalah dengan memilih perabotan yang tak nyaman, misalnya sofa.

Ya, sebagian dari Anda justru memikirkan sofa yang sedap dipandang ketimbang kenyamanan saat duduk di atasnya.

Sebelum berencana mendekorasi ruang tamu, pikirkan terlebih dahulu kenyamanan perabotan Anda sesuai kebutuhan.

3. Terlalu banyak aksesoris

Mungkin, Anda baru pertama kali membeli rumah sehingga ingin menghias rumah dengan menambahkan banyak aksesori. Hal tersebut salah besar.

Penggunaan aksesori terlalu banyak membuat ruang tamu terlihat murahan. Dengan demikian, aksen mewah yang ingin ditunjukkan hilang begitu saja.

Maka dari itu, Anda tak perlu meletakkan banyak aksesori di ruang tamu. Cukup letakkan beberapa saja sebagai pelengkap.

4. Tidak mempertimbangkan skala

Selain banyak aksesori, hal lain yang membuat ruang tamu semakin terlihat buruk adalah dengan tidak memikirkan skala.

Misalnya, Anda memiliki ukuran ruang tamu kecil namun memilih furnitur serba jumbo. Hal tersebut sangatlah salah. Hal ini justru akan membuat ruang tamu terlihat semakin sempit.

Sebaliknya, beberapa orang meletakkan lukisan berukuran kecil di ruang tamu yang berukuran besar. 

Ini berarti akan memunculkan efek ruang tamu tak menarik karena tak ada keseimbangan antara ukuran ruang dan lukisan yang dimiliki.

https://properti.kompas.com/read/2020/03/09/200000121/jangan-lakukan-4-hal-ini-bila-tak-ingin-ruang-tamu-terlihat-buruk

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar