Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tol Selesai, Pekanbaru-Dumai Cuma 1,5 Jam

Menurut Jokowi, jika ruas sepanjang 131 kilometer tersebut selesai dan beroperasi pada April 2020, perjalanan Pekanbaru-Dumai dapat ditempuh dalam waktu hanya 1,5 jam.

"April ruas ini bisa digunakan dan bisa memangkas waktu tempuh dari sebelumnya 4 hingga 5 jam menjadi 1,5 jam," kata Jokowi.

JTTS dirancang sepanjang 2.974 kilometer. Dari total panjang jalan tersebut, 469 kilometer atau 6 ruas di antaranya sudah beroperasi.

Sementara 495 kilometer masih dalam tahap konstruksi atau 9 ruas, dan 740 kilometer atau 5 ruas dalam persiapan konstruksi dan tahap lelang.

Adapun rencana pembangunan hingga akhir 2020 sepanjang 1.270 kilometer atau sebanyak 11 ruas.

Dengan demikian, diharapkan pada 2024 mendatang seluruh JTTS tersambung dari Lampung hingga Aceh.

Menurut Jokowi, meskipun indikator tingkat efisiensi investasi atau internal rate of return  (IRR) masih rendah yakni sekitar 8-9 persen, namun JTTS harus dibangun dan diselesaikan.

"Kalau tidak dimulai sekarang dan harus menunggu IRR hingga di atas 12 persen, daya saing kita tidak akan meningkat," ujar Jokowi.

Tersambungnya JTTS menjadikan mobilitas barang dan jasa akan berjalan lebih cepat, sehingga daya saing atau competitiveness pun ikut meningkat.

"Ini kan bisa dilihat dari index competitiveness. Semua indikator akan terlihat," imbuh Jokowi.

Sebelumnya Kepala Badang Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menuturkan, ruas Pekanbaru-Dumai tidak hanya menghubungkan antar dua kota/kabupaten, melainkan juga membuka konektivitas dengan kawasan-kawasan industri.

Selain itu, ruas Pekanbaru-Dumai juga terkoneksi dengan berbagai kawasan produktif lainnya. Dengan demikian dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, mengurangi biaya logistik, dan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di Sumatera.

"Yang menarik, jalan bebas hambatan ini memiliki keunikan tersendiri yakni ada interaksi yang baik dengan alam," tutur Danang.

Interaksi dengan alam ini diakomodasi dengan pembangunan enam underpass untuk perlintasan gajah liar di dua Seksi.

Dua seksi tersebut yakni, Seksi II yang berada di Sungai Tekuana yang lokasinya tak jauh dari Pusat Latihan Gajah Minas di Kabupaten Siak.

Di kawasan tersebut sedikitnya terdapat 13 gajah Sumatera liar yang diakomodasi dua dua perlintasan.

Sedangkan empat perlintasan lainnya berada di Seksi 4, dekat dengan Suaka Margasatwa Balai Raja.

Tol Permai sempat dibuka fungsional untuk Seksi I yaitu Pekanbaru-Minas sepanjang 9,5 kilometer pada momen mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019.

Seksi I tersebut telah dilintasi sebanyak 40.518 kendaraan golongan I (Non Bus) dengan kondisi yang terpantau lancar.

Ruas tol ini terbagi dalam enam seksi selain Seksi I, terdapat Seksi II Minas-Petapahan/Kandis Selatan sepanjang 24 kilometer, dan Seksi III Petapahan-Kandis Utara sepanjang 17 kilometer.

Selanjutnya, Seksi IV Kandis-Duri Selatan sepanjang 26 kilometer, Seksi V Duri Selatan-Duri Utara sepanjang 28 kilometer, dan Seksi VI Duri Utara-Dumai sepanjang 25 kilometer. 

Tol Permai dilengkapi dengan 7 gerbang tol, 6 buah simpang susun dan 10 tempat istirahat dan pelayanan (TIP).

https://properti.kompas.com/read/2020/02/21/160328821/tol-selesai-pekanbaru-dumai-cuma-15-jam

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar