Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

3 Trik Ampuh Hilangkan Bau Toilet Saat Musim Hujan

Selain muncul hewan kotor seperti kecoa dan tikus, hal lain yang tak kalah mengganggu adalah toilet yang kerap mengeluarkan bau tak sedap.

Salah satu penyebabnya adalah sampah dan kotoran yang berasal dari pipa atau saluran air yang tersumbat.

Masalah pipa yang tersumbat harus diselidiki dengan tepat, karena merupakan akar permasalahan toilet yang menguarkan udara busuk.

Untuk mengatasi toilet dengan bau tak sedap saat musim hujan, ada beberapa cara mudah yang dapat Anda lakukan.

Melansir dari The Spruce, berikut ini tiga cara atasi bau tak sedap di toilet saat musim hujan.

1. Semprotkan pengharum ruangan

Pengharum ruangan merupakan cara praktis untuk mengurangi bau tak sedap di toilet dalam keadaan darurat, terutama jika baunya sangatlah kuat.

Caranya, semprotkan ruangan di kamar mandi Anda terutama di toilet untuk menghilangkan bau tak sedap pada musim hujan. 

Namun, perlu Anda perhatikan bahwa jangan terlalu sering menggunakannya karena pengharum ruangan biasanya menggunakan bahan kimia.

Jangan lupa untuk menyemprotkannya dengan arah yang pendek, dan tak perlu menyemprotkannya pada lantai rumah Anda. 

Hindari pengharum ruangan dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan di rumah Anda, karena mengandung bahan kimia.

2. Perhatikan keadaan ventilasi kamar mandi

Tak hanya kamar ataupun ruang lainnya di dalam rumah yang membutuhkan ventilasi, kamar mandi pun juga perlu.

Untuk itu, jangan lupa memperhatikan keadaan ventilasi di kamar mandi Anda dengan baik.

Dengan begitu, Anda dapat menghirup udara segar di sekitar ruangan sehingga bau yang tercipta dari toilet kamar mandi dapat teratasi dengan mudah.

Mempertahankan ventilasi yang baik di kamar mandi melibatkan satu faktor utama dengan memiliki kipas ventilasi yang berfungsi dan menjaga pintu tetap terbuka ketika toilet tak digunakan.

3. Bersihkan toilet secara teratur

Hal lain yang harus Anda perhatikan untuk mengurangi bau tak sedap di toilet yaitu dengan membersihkannya secara teratur.

Setelah menggunakan toilet, Anda harus menyiramnya beberapa kali. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan jika keadaan toilet benar-benar bersih.

Hal tersebut tak benar-benar cukup. Anda juga perlu membersihkan toilet menggunakan sikat kasar setelah itu siram menggunakan produk pembersih.

Ulangi tahap tersebut 2 hingga 3 kali sampai Anda puas dengan hasil yang didapat.

Dengan begitu, toilet Anda akan bersih dan terhindar dari bau tak sedap saat musim hujan. 

https://properti.kompas.com/read/2020/02/03/173718821/3-trik-ampuh-hilangkan-bau-toilet-saat-musim-hujan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar