Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Hari Keempat, Begini Progres Konstruksi Rumah Sakit Corona Wuhan

Rumah Sakit Huoshenshan dirancang mengikuti model Rumah Sakit Xiaotangshan di Beijing, selama virus severe acute respiratory syndrome (SARS) merebak, pada 2003.

Saat itu, Beijing mampu menyelesaikan konstruksi Rumah Sakit Xiaotangshan yang berkapasitas 1.000 tempat tidur, hanya dalam waktu tujuh hari.

Bagaimana perkembangan Rumah Sakit Huoshenshan?

Tampak dalam video yang diunggah CGTN, lahan terbuka sebelumnya sudah rata dan mulus dilapisi aspal.

Beton-beton precast atau prefabrikasi disiapkan untuk disusun di atasnya mengikuti model panel (modular) sesuai desain.

Mesin dan peralatan berat yang digunakan untuk proses land clearing juga disiagakan di pinggir area pembangunan.

Sementara mesin dan peralatan berat untuk mengerjakan proses struktur lantai atas disiapkan di tempat yang sama.

Rumah Sakit Huoshenshan dirancang seluas 25.000 meter persegi, Rumah Sakit Huoshenshan akan memiliki daya tampung sebanyak 700 hingga 1.000 tempat tidur.

Rumah Sakit Huoshenshan akan mulai dibuka dan digunakan pada 2 Februari 2020.

Pemerintah Wuhan akan menyerahkan pengelolaan rumah sakit ini kepada militer China.

Petinggi Dewan Hubungan Luar Negeri Yanzhong Huang mengatakan, China memiliki rekor menyelesaikan berbagai hal dengan cepat.

"Bahkan untuk proyek sepenting rumah sakit ini," kata dia.

Huang menunjukkan rumah sakit SARS di Beijing pada tahun 2003 yang dibangun dalam waktu tujuh hari sehingga tim konstruksi Wuhan mungkin berusaha untuk mengalahkan rekor itu.

Negara Tirai Bambu ini mengandalkan pendekatan mobilisasi top-down. Mereka dapat mengatasi sifat birokrasi dan kendala keuangan dan mampu memobilisasi semua sumber daya.

Huang melanjutkan, para insinyur didatangkan dari seluruh negeri untuk menyelesaikan konstruksi tepat waktu.

"Pekerjaan teknik adalah keahlian China. Mereka memiliki catatan membangun gedung pencakar langit dengan cepat. Ini sangat sulit bagi orang Barat untuk membayangkan. Tapi ternyata China bisa melakukannya," imbuh Huang.

Dalam hal pasokan medis, Wuhan dapat mengambil persediaan dari rumah sakit lain atau dapat dengan mudah memesannya dari pabrik.

Tak hanya satu rumah sakit khusus corona Huoshenshan, Kota Wuhan juga membangun Rumah Sakit Leishenshan, pada waktu bersamaan secara paralel.

Rumah sakit khusus corona Leishenshan ini lebih luas dibanding Huoshenshan, karena dapat menampung 1.300 tempat tidur.

Rumah Sakit Leishenshan ditargetkan beroperasi pada 5 Februari 2020.

https://properti.kompas.com/read/2020/01/27/180622921/hari-keempat-begini-progres-konstruksi-rumah-sakit-corona-wuhan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar